Gubernur: Banjir di Pangkalpinang Telah Saya Sampaikan ke Kementerian

Kasmirudin
Gubernur: Banjir di Pangkalpinang Telah Saya Sampaikan ke Kementerian
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat meninjau lokasi Tempat Pemakaman Umum yang berada di wilayah Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Kamis (10/6/2021). (ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman memastikan ia telah mendorong pengkajian persoalan banjir di Kota Pangkalpinang kepada pihak yang profesional.

Ia mengatakan, saat ini Balai Besar Wilayah Sungai Kementerian PUPR sedang melakukan kajian.

Apabila disetujui pemerintah pusat, maka kawasan terintegrasi pengendalian banjir di Pangkalpinang akan terealisasi, yang dimulai dari wilayah Mangkol, Pedindang, Teru, hingga ke Pangkalbalam.

"Pemprov Babel juga tahun depan akan melakukan pengendalian banjir Pangkalpinang yang dimulai dari Kolong Gudang Padi," ungkapnya, kala meninjau lokasi Tempat Pemakaman Umum yang berada di wilayah Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Kamis (10/6/2021).

Banjir di Pangkalpinang juga dirasakan dampaknya di Pemakaman Ampui. Itu dijelaskan Ketua Pengurus Pemakaman Ampui, Fahrizal dihadapan Gubernur Erzaldi.

Itulah alasannya meminta bantuan gubernur, karena TPU yang menampung jenazah dari 7 kelurahan dan 17 kampung di Kota Pangkalpinang terkena dampak dari aktifitas tambang ilegal.

Oleh karena itu, apabila tidak segera ditindaklanjuti kata Fahrizal, lambat laun lahan ini bisa menjadi longsor. Makanya perlu dilakukan penimbunan dan dibangun talud di seputar area pemakaman.

"Ini untuk anak cucu kita. Apabila tidak ada lahan lagi, mau dimana lagi kita mengubur jenazah? Sementara lahan perkuburan di Pangkalpinang sudah mahal harganya," pungkasnya. (BBR)


Penulis: Diskominfo Babel

Editor  : Kasmir