Gubernur dan Walikota Sama-Sama Ucapkan Alhamdulillah

Ahada
Gubernur dan Walikota Sama-Sama Ucapkan Alhamdulillah
Peletakan batu pertama Pondok Pesantren Nahdhatul Muhibin di Kelurahan Tua Tunu Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang, dihadiri Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, pada Senin (22/6/2020). (Ist).
Peletakan batu pertama Pondok Pesantren Nahdhatul Muhibin di Kelurahan Tua Tunu Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang, dihadiri Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, pada Senin (22/6/2020). (Ist).
Peletakan batu pertama Pondok Pesantren Nahdhatul Muhibin di Kelurahan Tua Tunu Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang, dihadiri Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, pada Senin (22/6/2020). (Ist).

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID  – Kebahagiaan Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil tak bisa ditutupi saat mendapatkan kehormatan pada peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantrean Nahdhatul Muhibin.

Sebagai Walikota, tentu beralasan jika Molen sapaan akrab Walikota Pangkalpinang ini berbahagiah.

Pasalnya lokasi Ponpes Nahdatul Muhibin ini berada di wilayah Kota Pangkalpinang.

Kebahagiaan dan rasa syukur yang sama juga dirasakan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman.

Orang nomor satu di Babel ini memang sudah dikenal sangat perhatian dengan pertumbuhan dan perkembangan Pondok Pesantren yang mensyiarkan agama Islam di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Hampir seluruh Pondok Pesantren se Bangka Belitung ini sudah pernah Ia kunjungi, termasuk bantuan kepada Ponpes juga sering Ia lakukan.

Sehingga tidak heran, jika kebahagiaan dua pemimpin ini terlihat sepanjang acara peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Nahdhatul Muhibin, yang beralamat di Kelurahan Tuatunu Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang.

Ponpes Nahdatul Muhibin ini merupakan cabang pesantren dari Kalimantan.

Peletakan batu pertama pondok pesantren tersebut dihadiri Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, di tengah-tengah kesibukan kedua pemimpin ini yang sangat padat, pada Senin (22/6/2020).

Selain Gubernur Babel dan Walikota Pangkalpinang, acara tersebut juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dinas PUPR, Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Bagian Kesra, Bagian Humas dan Protokol, Camat Gerunggang, Lurah, Kapolsek Gerunggang, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta masyarakat Tua Tunu.

Pembangunan pondok pesantren ini akan berdiri  di atas  lahan seluas 13.000 meter persegi.

Lahan tersebut merupakan tanah hibah milik H Usman H Ahmad,  salah satu warga Tua Tunu, yang biasa disapa oleh warga sekitar dengan panggilan H Kaso.

"Hari ini jadi kebanggaan saya. Alhamdulillah saya menjadi salah satu saksi akan dibangunnya Pondok Pesantren Nahdatul Muhibin di Tua Tunu, Pangkalpinang," ujar Gubernur Erzaldi.

Orang nomor satu di Babel ini mengaku bangga, bahwa Dirinya turut meletakkan batu pertama pembangunan Ponpes Nahdhatul Muhibin.

“Membina umat tidak terlepas dari kita menciptakan generasi-generasi muda yang handal di bidang agama. Jadi sudah sewajarnya kita bangun bersama-sama pesantren ini,” ungkap Gubernur Erzaldi.

Pada kesempatan itu, Gubernur Erzaldi mengimbau pesantren dibuat menjadi lebih spesifik, supaya tidak sama dengan pesantren yang sebelumnya, dengan lebih memberikan pencerahan-pencerahan dalam ilmu agama yang dapat mendidik generasi muda.

“Kelak pesantren tersebut dispesifikkan, kalau misalnya belum ada pesantren tahfiz di sini, tidak ada salahnya kita jadikan pesantren ini sebagai pesantren tahfiz,” ujarnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil menyatakan akan mendukung sepenuhnya pembangunan pondok pesantren tersebut.

Bahkan Molen mengatakan bahwa Pemkot Pangkalpinang akan membangun jembatan serta akses jalan sampai menuju Masjid Kayu Tua Tunu.

"Alhamdulillah di Pangkalpinang akan berdiri Pondok Pesantren Nahdhatul Muhibin. Selain sarana dan prasarana jalan yang akan kita bangun, saya selaku Walikota telah meminta kepada pihak PLN agar  membantu masalah penerangan di sini,  agar semua masyarakat dan pondok pesantren ini mendapatkan akses penerangan," ujar Molen.

Molen berharap kehadiran Ponpes Nahdhatul Muhibin akan membawa barokah untuk Kota Pangkalpinang dan Provinsi Babel secara luas.

"Insya Allah semakin menguatkan Pangkalpinang menjadi kota religius yang toleran," harapnya. (BBR)
Editor: @hada