Gubernur Minta Bank BUMN Selamatkan UMKM Babel, Simak Penjelasan Ini!

Ahada
Gubernur Minta Bank BUMN Selamatkan UMKM Babel, Simak Penjelasan Ini!
Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. (Ist)

Bank BUMN Diminta "Selamatkan" UMKM Babel

 

"Saya berharap, dana KUR dapat lebih menyasar kepada pelaku UMKM. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus kita tindak lanjuti bersama, yakni pihak bank BUMN hendaknya melakukan pendampingan terhadap debitur maupun calon debitur melalui sosialisasi, sehingga masyarakat memperoleh informasi akurat mengenai ketentuan memperoleh dana KUR"

Erzaldi Rosman

Gubernur Kepulauan Babel

______________________

PANGKALPINANG, BABELREVIEW - Perwakilan Bank BUMN di Bangka Belitung diminta untuk melakukan pendampingan terkait kebijakan akses permodalan dan keringanan kredit bagi pelaku UMKM yang terdampak Covid-19.

Dengan kebijakan ini diharapkan bisa menyelamatkan UMKM Babel.

Permintaan ini disampaikan Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat melakukan vidcon bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Babel, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 7 Sumatera Bagian Selatan, Kepala Cabang Bank BUMN di Babel serta pelaku UMKM Babel, di Ruang Rapat Gubernur Kepulauan Babel, Selasa (2/6/2020).

Di dampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel, Gubernur Erzaldi mengatakan dengan diberikannya stimulus keuangan, pelaku usaha UMKM Babel mampu bertahan di masa pandemi Covid-19.

‘’Insya Allah, kita selalu berusaha untuk memperbaiki kondisi ekonomi Bangka Belitung. Mitigasi dampak Covid-19 terhadap UMKM sudah menjadi perhatian kami, antara lain memfasilitasi penyediaan dana bantuan permodalan, salah satunya pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR),“ ujarnya.

Terkait penyaluran dana KUR, Gubernur Erzaldi mengatakan dana KUR yang sudah dicairkan pada bulan Januari 2020 sebesar 62,7 miliar, Februari sebesar 97,1 miliar, Maret sebesar 84,7 miliar, April sebesar 29,1 miliar, dan bulan Mei hanya 11,1 miliar.

Dari total 284,8 miliar tersebut dinilai belum banyak yang disalurkan kepada sektor UMKM dan pertanian.

“Saya berharap, dana KUR dapat lebih menyasar kepada pelaku UMKM. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus kita tindak lanjuti bersama, yakni pihak bank BUMN hendaknya melakukan pendampingan terhadap debitur maupun calon debitur melalui sosialisasi, sehingga masyarakat memperoleh informasi akurat mengenai ketentuan memperoleh dana KUR,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Erzaldi berharap agar masyarakat yang mengajukan dana KUR di Babel dapat menerapkan sistem KUR berbasis kelompok atau kluster.

“Sistem KUR kluster ini akan memudahkan masyarakat untuk memperoleh dana KUR, daripada mereka mengajukan KUR secara individu. Pendataan debitur akan lebih mudah dan pencairan lebih cepat sehingga masyarakat tidak perlu menggunakan jasa pihak lain (rentenir),” ungkapnya.

Relaksasi kredit diatur dalam...

  • Halaman
  • 1
  • 2