Aktivitas vulkanik Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, menunjukkan peningkatan yang perlu diwaspadai.
Berdasarkan pengamatan terbaru, gunung api setinggi 1.320 mdpl tersebut kini ditetapkan pada Level II (Waspada), disertai peringatan tegas bagi warga maupun wisatawan untuk menjauhi area kawah.
Laporan Badan Geologi menunjukkan, cuaca di sekitar puncak didominasi kondisi berawan hingga hujan dengan curah mencapai 19,4 mm per hari. Secara visual, asap kawah bertekanan lemah berwarna putih tipis mulai teramati membumbung setinggi 20 meter di atas puncak.
Meski aktivitas permukaan terlihat tenang, data kegempaan menunjukkan adanya pergerakan magma di bawah permukaan. Tercatat 6 kali gempa Vulkanik Dangkal dan gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo mencapai 44 mm. Selain itu, aktivitas tektonik jauh terekam cukup tinggi sebanyak 73 kali kejadian.
Penyusun Laporan Gunung Api Awu, Subandrio K. Puyo, menegaskan bahwa penetapan status waspada ini menuntut kepatuhan masyarakat terhadap rekomendasi zona aman.
“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius 3 kilometer dari kawah puncak Gunung Awu,” ujar Subandrio.










