Hari Jadi Aksi Baik Babel ke-2, Dirayakan dengan Sederhana Namun Bermakna

kasmirudin
Hari Jadi Aksi Baik Babel ke-2, Dirayakan dengan Sederhana Namun Bermakna
Perayaan hari jadi ke-2 komunitas Aksi Baik Babel yang dirayakan dengan sederhana di Desa Kurau, Bangka Tengah, Minggu (23/12/2018). (foto:Diko)

KURAU, BABEL REVIEW -- Kecerian anak-anak, orang tua serta masyarakat Desa Kurau terlihat pada perayaaan Hari Jadi Komunitas Aksi Baik Babel (ABB), yang ke-2 dengan mengusung tema " Sederhana Namun Penuh Makna" yang diselenggarakan di Perpustakaan Gempita, Desa Kurau Timur, Bangka Tengah, Minggu (23/12/18).

Kemeriahan pesta hari jadi komunitas tersebut, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dan perlombaan di antaranya lomba makan kerupuk, bawa kelereng pakai sendok, lari sarung, serta tarik tambang kategori anak-anak yang menjadi pembuka dari kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB. Selain berbagai perlombaan  acara juga dimeriahkan dengan live performance, flashback, ABB Awards dan pembagian hadiah.

Turut hadir pada kegiatan kali ini, Ombudsman RI perwakilan Bangka Belitung, Kades Kurau Timur dan perangkat desa, anggota DPRD Bangka Tengah, GenPI, GenBI, serta tamu undangan lainnya.

Pada perayaan hari jadi ke-2 nya ini, Co-Founder dari Komunitas Aksi Baik Babel, Remica Dwi Gami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Kurau, yang telah memberikan kesempatan kepada ABB untuk mewujudkan project perdananya dengan merenovasi Perpustakaan Gempita Desa Kurau.

" Alhamdulilah ABB sudah berdiri selama 2 tahun. Selama  perjalanannya, kami berterima kasih kepada masyarakat khususnya Desa kurau dan para volunteer yang selalu mendukung kegiatan Aksi Baik Babel sampai hari ini," ujarnya.

Sementara itu Kades Kurau, Jasilah memberikan apresiasi yang tinggi kepada komunitas Aksi Baik Babel yang telah mendukung kemajuan masyarakat Desa Kurau.

"Walaupun baru 2 tahun, apa yang sudah dilakukan ABB di Desa Kurau adalah sesuatu yang wah. Terima kasih kami sampaikan kepada anak ABB yang telah mendukung kami,  masyarakat Desa Kurau dalam pembentukan Perpustakaan Gempita. Berkat mereka perpustakaan ini lebih hidup lagi," katanya.

Ia berharap di usia yang kedua ini, ABB kedepan akan semakin maju, kreatif dan tentu semakin baik lagi. Sehingga mampu menginspirasi banyak pihak.

"Semoga  ABB kedepan semakin solid, lebih baik lagi, dan makin banyak berbuat baik, serta mampu mengembangkan kreatifitas anak-anak  kedepannya," harapnya.

Perpustakaan Gempita buka setiap hari bagi anak-anak Desa Kurau yang hendak belajar dan membaca buku yang ada di perpustakaan. Selain itu setiap Minggunya anggota komunitas ABB pun silih berganti melaksanakan program Alih Ilmu, dimana mereka mengajar anak-anak Desa Kurau seperti Belajar Bahasa Inggris, diskusi rasa (curhat), mewarnai, serta kerajinan tangan. (BBR)

 


Penulis : Diko            
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview