Hari Pertama PPDB Daring, Server Diknas Pangkalpinang Langsung Down

kasmirudin
Hari Pertama PPDB Daring, Server Diknas Pangkalpinang Langsung Down
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi. (Foto: dok)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Permasalahan akses jaringan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring tahun 2020, untuk SD dan SMP di Kota Pangkalpinang mendapat tangapan dari Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi.

"Pertama kami mohon maaf kepada masyarakat, mungkin ketidaknyamanan dalam mengawali PPDB ini dengan sistem daring murni. Aplikasi kemarin sudah coba simulasi di awal untuk menghindari hal seperti ini. Kendala teknis teknologi, mungkin hari pertama masyarakat antusias dan berbarengan seperti ini akhirnya mengakibatkan down server, tetapi bukan artinya total," kata Eddy saat ditemui, Senin (22/6/2020).

Eddy mengatakan, server sampai saat ini terus dimaksimalkan agar mudah untuk diakses. Melalui sistem daring atau online seperti ini semua jalur baik zonasi, afirmasi, prestasi dan mutasi masuk sekaligus.

"Mungkin itu yang menyebabkan terlalu berat, karena banyak yang masuk. Kami sudah ada kuota cadangan tapi sampai hari kami tambah kuota lagi," ujar Eddy.

Ia mengatakan, hingga saat ini data yang sudah masuk sebanyak 2815 pendaftar, terdiri dari 1.101 pendaftar tingkat SD dan 1.714 tingkat SMP.

Dikatakan Eddy, PPDB daring ini tidak akan menutup kemungkinan diperpanjang sampai waktu yang tidak ditentukan, apabila melihat kondisi antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. 

"Mau zona apapun kami buka hari ini sampai tanggal 25 Juni pukul 23.59 WIB, sehingga masih banyak kesempatan. Kalau lebih dari tanggal tersebut ternyata masih belum mempunyai kesempatan untuk mendaftarkan, kami akan perpanjang. Jadi tidak usah khawatir kita lihat dulu kalau sudah clear and clean kita setop," tukasnya.

Eddy juga menyampaikan, bagi masyarakat yang tidak memiliki akses teknologi ataupun mengalami kendala saat proses pendaftaran, silahkan datang ke sekolah yang dituju untuk melakukan proses pendaftaran.

"Sebelumnya kami sudah sosialisasi dan mengintruksikan, kalau terjadi keterbatasan maupun trobel kita akan berikan solusi agar langsung datang ke sekolah masing-masing," ucapnya. (BBR)


Penulis : Gusti Randa

Editor  : Kasmir