Heboh, Website Pemkot Pangkalpinang Sempat Tulis Sejarah Yang Keliru

diko subadya
Heboh, Website Pemkot Pangkalpinang Sempat Tulis Sejarah Yang Keliru
foto :IST

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Bangsa yang maju adalah bangsa yang mampu menghargai sejarah karena banyak pelajaran tentang perjuangan dan pengorbanan didalamnya.Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno yang akrab disapa Bung Karno pun menaruh perhatian khusus terhadap pentingnya sejarah dalam perjuangan suatu Bangsa.

Mengutip yang disampaikan Bung Karno dalam pidato bersejarahnya di HUT 17 Agustus Tahun 1966 " Jika engkau meninggalkan sejarah yang sudah, engkau akan berdiri atas vacuum. Engkau akan berdiri di atas kekosongan, lantas engkau akan menjadi bingung. Perjuanganmu hanya sebatas amuk. Amuk belaka! Amuk, seperti kera terjepit dalam gelap,"

Hal ini sekali lagi membuktikan pentingnya kita memahami sejarah, karena tak ada kemajuan terasa saat ini, tanpa perjuangan orang-orang terdahulu, tanpa perjuangan dan pengorbanan dimasa lampau.Namun, sayangnya tak sedikit saat ini yang menganggap sejarah hanya sebagai cerita/kisah masa lampau belaka. Bahkan ada segelintir oknum tak bertanggung jawab yang  sengaja melupakan bahkan merubahnya.

Hal ini lah yang tengah menjadi perhatian sebagian masyarakat Pangkalpinang. Beredar di sejumlah media sosial, sebuah capture tulisan mengenai data dan sejarah kota Pangkalpinang yang tersaji di Website https://www.pangkalpinangkota.go.id/data-dan-sejarah-pangkalpinang/ .

Namun dari Informasi yang disajikan tersebut ada kekeliruan yang sangat fatal mengenai sejarah Kota Pangkalpinang, sehingga menjadi sorotan yakni Informasi terkait mengenai pimpinan atau Walikota Pangkalpinang pada periode 2008-2013 yang  menyebutkan nama Drs H Marzuki MM.

Namun faktanya, Walikota Pangkalpinang kala itu adalah Drs Zulkarnain Karim MM.

Hal ini juga dibenarkan oleh Sekretaris Dewan   (Sekretaris Dewan) Kota Pangkalpinang, Ahmad Elvian. Ia mengatakan tidak ada nama Marzuki dalam sejarah Walikota Pangkalpinang.

"Dak ada nama walikota Marzuki pak," tulisnya menjawab pesan singkat wartawan Babelreview.co.id sekaligus mengirimkan potongan Halaman buku yang Ia tulis berjudul " Kampoeng di Bangka jilid I " halaman 348 berisi tentang nama-nama Walikota Pangkalpinang sejak tahun 1956 hingga 2013.
Namun  bersyukur, setelah sempat heboh di media sosial, ternyata pihak Pemkot yang membidangi ini cepat mengganti kekeliruan tersebut.

Ketika Babelreview.co.id melihat kembali website tersebut, Informasi keliru tersebut telah di perbaiki dan mengganti nama walikota Pangkalpinang yang keliru menjadi Drs Zulkarnain Karim MM.

Hanya saja sayangnya, capture informasi yang keliru tersebut telah beredar di media sosial. Kita berharap Walikota Pangkalpinang Maulan Akil memanggil pihak-pihak yang sengaja merubah tulisan sejarah di websit milik Pemkot  Pangkalpinang. Kejadian ini harus diusut, harus dijelaskan kepada masyarakat mengapa hal yang sensitif ini bisa terjadi (BBR)



Penulis : Tim BBR
Editor : @hada