Hentikan Perdebatan di Bulan Ramadhan, Ini Pesan Ustaz Dede kepada Umat Muslim

kasmirudin
Hentikan Perdebatan di Bulan Ramadhan, Ini Pesan Ustaz Dede kepada Umat Muslim
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ustazd Dede Purnama Alzulami saat mengisi tausiyah. (Foto: Istimewa)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Ibadah puasa Ramadhan tahun ini terasa sangat berbeda. Di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, umat muslim terpaksa tak melakukan ibadah-ibadah yang umum dilaksanakan pada bulan ramadhan salah satunya sholat tarawih berjamaah di masjid.

Hal ini menyusul kebijakan baik pemerintah pusat atau pemerintah daerah, yang menganjurkan untuk menghindari perkumpulan termasuk anjuran para ulama yang mengeluarkan arahan-arahan untuk tidak mengerjakan salat berjamaah di masjid dan mushola untuk sementara waktu.

Tentunya hal ini kemudian menimbulkan perselisihan dan perdebatan. Bahkan hingga hari ini masih banyak masjid atau musholla yang melaksanakan ibadah sholat Jum'at bahkan sholat terawih.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dede Purnama Alzulami mengatakan, di tengah kondisi pandemi saat ini, secara pribadi ia mengajak masyarakat untuk mengikuti anjuran dan imbauan pemerintah serta ulama. Agar masyarakat dapat menahan diri untuk menghindari aktivitas atau kegiatan dalam bentuk berkumpul.

Ia pun memahami jika surat edaran dari pemerintah akan ditanggapi beragam oleh masyarakat. Ada yang menyepakatinya dalam bentuk menjalankan secara utuh, tetapi pastinya ada juga yang memperselisihkannya. Namun sekali lagi perdebatan seperti ini sampai kapan pasti akan ada.

Namun menurutnya, jika melihat penyebaran virus ini sangat cepat dan rumah sakit yang ada di Bangka Belitung dan anggaran sangat terbatas, maka imbauan ini seharusnya bisa ditaati.

"Walaupun kita berharap aktivitas di masjid tidaklah berhenti secara total. Nah, saya mengajak kepada masyarakat untuk tidak banyak berselisih dan berdebat. Karena perdebatan akan menimbulkan kecurigaan kita satu dengan yang lain, kerukunan kita akan terusik, lebih baik kita berikhtiar," pungkasnya. (BBR)


Penulis ; Diko Subadya

Editor   : Kasmir