BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID – Batianus resmi dilantik sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangka Tengah periode 2026-2031 oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, dalam agenda pelantikan pengurus DPD II Golkar se-Bangka Belitung. Minggu (26/4/2026) bertempat di Balitong Resort, Pasir Padi.
Pelantikan Batianus tersebut, menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh Partai Golkar Bangka Tengah, dengan harapan membawa semangat konsolidasi dan penguatan organisasi partai di tingkat daerah menjelang momentum politik 2029-2030 mendatang.
Ketua DPD Golkar Babel, Hidayat Arsani, menyampaikan keyakinannya bahwa Batianus mampu membawa Golkar Bangka Tengah menjadi lebih progresif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya percaya di bawah kepemimpinan saudara Batianus, Golkar Bangka Tengah akan semakin solid, semakin kuat, dan mampu menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kader yang diberikan amanah harus mampu menjaga marwah partai dan bekerja nyata untuk masyarakat.
Sementara itu, Batianus menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPD II Golkar Bangka Tengah.
“Ini adalah amanah besar yang akan saya jalankan dengan sungguh-sungguh. Kami siap membangun konsolidasi internal partai, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, dan memastikan Golkar tetap menjadi pilihan utama rakyat Bangka Tengah,” kata Batianus.
Ia juga menegaskan bahwa kepengurusan yang dilantik hari ini akan segera bergerak menyusun program kerja strategis, termasuk penguatan kader hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Kami ingin Golkar Bangka Tengah menjadi partai yang benar-benar hadir, mendengar, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bangka Tengah, Batianus, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menerjemahkan arahan DPD provinsi Bangka Belitung ke dalam agenda kerja politik yang lebih konkret di daerah.
“Kami berkomitmen penuh menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Fokus kami adalah memperkuat konsolidasi internal, membangun kaderisasi yang sehat, dan memastikan Golkar hadir dalam setiap denyut kebutuhan masyarakat Bangka Tengah,” kata Batianus.
Menurut politisi senior partai Golkar itu, kepengurusan yang baru harus mampu menjadi instrumen politik yang tidak hanya bergerak menjelang pemilu, tetapi juga aktif mengawal isu pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Bangka Tengah.
Untuk horizon 2029, kepemimpinan Batianus juga berpotensi menjadi instrumen Golkar dalam menjaga dominasi dan memperluas pengaruh kekuatan politik di tingkat eksekutif dan legislatif. Konsolidasi saat ini bukan hanya soal pilkada, tetapi juga investasi politik jangka panjang.










