Hingga Oktober 2020 Nilai Investasi di Pangkalpinang Capai Rp 1,6 Triliun

Irwan
Hingga Oktober 2020 Nilai Investasi di Pangkalpinang Capai Rp 1,6 Triliun
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kota Pangkalpinang Yan Rizana

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Perkembangan investasi di Kota Pangkalpinang saat ini semakin meningkat.

Hal itu terlihat dari banyaknya gerai atau retail nasional maupun internasional yang mulai berinvestasi di Kota Pangkalpinang.

Selain dapat memberikan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD), banyaknya perusahaan yang masuk juga bisa menyerap tenaga kerja sehingga mengurangi angka pengangguran.

Kota dengan slogan “Beribu Senyuman” ini juga menjadi etalase Bangka Belitung, tak bisa dihindari bahwa Kota Pangkalpinang harus terus bergerak membangun menuju kota metropolis.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kota Pangkalpinang Yan Rizana mengatakan, total investasi yang masuk di Kota Pangkalpinang hingga bulan Oktober 2020 mencapai Rp 1,6 Triliun.

"Untuk tahun sebelumnya realisasi investasi hanya Rp 386 miliar. Selama pandemi Covid-19 ini, Alhamdulillah realisasi investasi kita sudah melebihi dari target,” jelas Yan Rizana, Senin (9/11/2020).

Selain itu, hadirnya gerai, retail, maupun perusahaan yang berinvestasi di Kota Pangkalpinang juga dapat mengurangi angka pengangguran atau pencari kerja.

“Serapan tenaga kerja kita dari investasi yanh masuk selama bulan Januari sampai Oktober tahun 2020 ini kurang lebih sekitar 984 orang, dengan persentase 90 persen tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Yan berharap, dengan banyaknya investasi yang masuk di Kota Pangkalpinang dapat menggerakkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami berharap nilai investasi untuk tahun 2021 meningkat dan melebihi target yang telah ditetapkan,” harapnya. (BBR)

Penulis: Gusti

Editor: Irwan