Ini Harapan Bupati Bangka dan Ketua HKTI Bangka di Sidang PPL

Ibnuwasisto
Ini Harapan Bupati Bangka dan Ketua HKTI Bangka di Sidang PPL
Bupati Bangka, Mulkan SH MH foto bersama saat setelah melakukan penandatanganan berkas, Selasa (21/7/2020). (Foto.Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Ketua HKTI Kabupaten Bangka, Jupri AS menghadiri sidang panitia pertimbangan landreform (PPL) redistribusi tanah dalam rangka membahas objek dan subjek kegiatan pensertifikatan redistribusi tanah di Kabupaten Bangka tahun 2020 yang dipimpin langsung oleh Bupati Bangka, Mulkan SH MH di Ruang OR Bina Praja Pemkab Bangka, Selasa (21/7/2020).

Bupati Bangka menyampaikan sidang pensertifikatan untuk lahan masyarakat untuk tahun 2020, ada 6 desa yang tersebar di Kabupaten Bangka diantaranya Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu sebanyak 494 bidang, Desa Lumut Kecamatan Belinyu sebanyak 472 bidang, Desa Paya Benua Kecamatan Mendo Barat sebanyak 143 bidang, Desa Banyu Asin Kecamatan Riau Silip sebanyak 159 bidang, Desa Neknang 417 bidang, Desa Tanah Bawah Kecamatan Puding Besar sebanyak 110 bidang dengan total keseluruhan 1.750 bidang.

"Dan inilah merupakan langkah pemerintah daerah dalam memperhatikan tanah di pedesaan yang mana sebuah sertifikat adalah suatu impian bagi masyarakat desa. Dengan adanya program pemerintah pusat ini akan sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan kepastian hukum," terangnya.

Menurutnya, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah ketika masyarakat mengalami keadaan mendesak dalam hal permodalan, sertifikat dapat dijadikan sebagai jaminan.

"Ini merupakan suatu perombakan aset milik masyarakat yang harus di sertifikatkan, yang nantinya juga dapat memudahkan pihak BPN dalam melakukan pendataan di lapangan," ujar Bupati Bangka.

Dijelaskannya untuk lahan yang seluas 4 ribuan hektar sudah dilakukan aktivitas pertanian. Sementara untuk perumahan ada di Kecamatan Sungailiat dan Pemali, dan untuk yang di 4 kecamatan lainnya adalah untuk pertanian.

"Bagi para kades nantinya harus memberikan pemahaman kepada para warganya agar setelah mendapatkan sertifikat jangan langsung untuk dijadikan jaminan ke Bank. Jadi masyarakat nantinya harus mempunyai keseriusan dalam mengelola lahan itu, jangan sampai menjadi lahan tidur," pungkasnya.

Sementara itu Ketua DPK HKTI Kabupaten Bangka, Jupri AS mengatakan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Bangka dan pusat yang telah memberikan program pemberian sertifikat secara gratis. Pasalnya dengan adanya program tersebut akan sangat membantu bagi para masyarakat khususnya petani yang beraktivitas dilahan milik negara.

"Kami dari HKTI Kabupaten Bangka siap mendukung kebijakan dan program pemerintah daerah dalam memajukan pertanian dalam menghadapi ketahanan pangan saat ini. Kami berharap kedepannya sektor pertanian ini bisa menjadi salah satu sektor unggulan pasca tambang di Kabupaten Bangka," tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Bupati Bangka, Kapolres Bangka, Kepala BPN Sungailiat, Ketua HKTI Bangka, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Plt Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Penanaman Modal, beberapa kepala bagian, kepala seksi, kepala bidang dan 6 kades. (BBR)


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review