Ini Riwayat Perjalanan Korban Covid-19 di Basel Sebelum Meninggal Dunia

kasmirudin
Ini Riwayat Perjalanan Korban Covid-19 di Basel Sebelum Meninggal Dunia
Bupati Bangka Selatan, H.Justiar Noer saat memberikan keterangan Covid-19 saat konferensi pers, Selasa (31/3/2020). (Foto: Andre)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Bupati Bangka Selatan,  H. Justiar Noer menceritakan kronologis dan riwayat perjalanan pasien positif terinfeksi Virus Corona yang meninggal dunia pada Jumat (27/3/2020) lalu.

"Korban pada tanggal 10-13 Maret 2020 mengikuti giat reuni keagamaan di Jakarta. Seusai mengikuti kegiatan tersebut, yang bersangkutan juga sempat mengunjungi kerabatnya di Tangerang, " jelas Justiar, Selasa (31/3/2020) saat konferensi pers.

Dikatakannya, pada tanggal 18 Maret 2020 pasien pulang ke Bangka. Pada tanggal 20 Maret yang bersangkutan mulai sakit dan dibawa ke Pusyandik Toboali dan dirawat hingga 23 Maret 2020.

"Berhubung yang bersangkutan tidak menunjukan gejala Covid-19 dan diduga hanya sakit vertigo dan hypertensi, lantas dibawa pulang untuk dirawat di rumahnya dengan bantuan dokter Jupiter yang selalu mengontrol," urainya.

Pada 26 Maret, korban mengalami sesak nafas dan dibawa oleh keluarganya berobat di Rumah Sakit Siloam Bangka. Pada 27 Maret yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia dengan dugaan penyakit infeksi paru-paru.

 "Korban telah meninggal dunia sebelum hasil cek  labnya keluar dan baru diketahui hari ini bahwa yang bersangkutan positif Covid-19, " tandas Justiar. (BBR)

 

Penulis: Andre

Editor   : Kasmir