Inilah Empat Poin Kesepakatan Antara Babel dan Sumsel dalam Penanganan Covid-19

Irwan
Inilah Empat Poin Kesepakatan Antara Babel dan Sumsel dalam Penanganan Covid-19

MUNTOK, BABELREVIEW.CO.ID -- Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Bangka Belitung KA Tajuddin menghadiri Rapat Koordinasi antara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Pemkab Bangka Barat dengan Pemprov Sumatera Selatan yang diselenggarakan di Gedung OR II Pemkab Bangka Barat, Selasa (15/9/2020).

Tajuddin mengungkapkan, semua pihak harus melaksanakan prosedur protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dengan sebaik-baiknya, sehingga penyebaran Covid-19 di Bangka Belitung dan Sumatera Selatan dapat dikendalikan khususnya melalui Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian dan Tanjung Api-api sebagai akses keluar masuknya penumpang.

Selain itu, pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan bersama antara Pemkab Bangka Barat dengan Pemprov Sumatera Selatan, serta dapat dijalankan sesuai kesepakatan serta mengacu kepada peraturan protokol kesehatan Covid-19.

Ada empat kesepakatan yang harus diperhatikan dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19, masing-masing pihak akan melaksanakan kesepakatan setelah kedua belah pihak menandatangani kesepakatan tersebut mulai 16 September 2020.

“Ada empat hal yang perlu menjadi kesepakatan ke depan. Pertama, kita tidak lagi melihat ke belakang, kita melihat ke depan supaya lebih baik. Kedua, bahwa prosedur keberangkatan sudah jelas, harus memenuhi syarat surat keterangan rapid atau PCR dan harus diverifikasi tidak hanya diperiksa serta ada cap validasi bahwa, surat itu sudah dicek dan surat itu non reaktif. Ketiga, apabila surat keterangan itu menyatakan reaktif maka penumpang tidak dapat diberangkatkan apapun alasannya dan dikarantina di tempat asalnya atau di tempat diberangkatkan. Keempat, harus ada surat rapid dan PCR yang menyatakan non reaktif, kalau tidak memiliki itu tidak dapat diberangkatkan penumpangnya,” ungkap Tajuddin.

  • Halaman
  • 1
  • 2
  • 3