Input-Output Ramadan Menurut Bupati Bangka Tengah, Jemput Takwa di Bulan Suci

PANGKALANBARU – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman didampingi Wakil Bupati, Efrianda, melaksanakan rangkaian ibadah Ramadan di Masjid Soeprapto Soeparno, Kecamatan Pangkalanbaru, pada Selasa (24/02/2026).

Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan salat Isya berjemaah di mana Bupati bertindak langsung sebagai imam.

Usai mengimami salat Isya, Algafry menyampaikan ceramah yang penuh makna di hadapan para jemaah. Dalam pesan religiusnya, ia menekankan pentingnya bagi setiap muslim untuk merefleksikan diri pada bulan Ramadan.

“Pertanyaannya adalah bagi kita semua, sejauh mana bulan-bulan Ramadan yang telah kita lewati sebelumnya hingga detik ini, telah mengubah perilaku, sikap, watak, dan tingkah laku kita? Inilah yang perlu kita pertanyakan pada diri kita masing-masing,” ucap Algafry.

Algafry menganalogikan Ramadan sebagai sebuah sistem yang memiliki input, proses, dan output. Menurutnya, input utama adalah keimanan dan kegembiraan dalam menyambut Ramadan, sementara output yang diharapkan adalah derajat takwa sesuai janji Allah Swt. dalam Surat Al-Baqarah ayat 183.

Ia juga mengingatkan jemaah mengenai keistimewaan luar biasa yang hanya ada di bulan Ramadan, mulai dari ampunan dosa hingga malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari 83 tahun ibadah.

“Allah memberikan bonus dan kenikmatan kepada kita untuk menghapus dosa-dosa melalui momentum ini. Mari di sisa Ramadan ini, kita bersama-sama menjalankan perintah Allah Swt. dan memperbanyak amal saleh,” pesan Bupati.

Mengakhiri ceramahnya, Algafry mengutip kisah keteguhan hati Siti Hajar sebagai simbol keyakinan total kepada perintah Allah Swt.

“Kita semua berharap Ramadan tahun ini menjadi titik balik bagi seluruh masyarakat Bangka Tengah khususnya untuk menuju pribadi yang lebih diridai Allah Swt,” tutur Algafry.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Tarawih berjemaah yang diikuti dengan antusias oleh masyarakat setempat bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. Suasana hangat pun terlihat sesaat setelah rangkaian salat tarawih usai. Tampak momen menarik saat para jemaah yang termasuk siswa-siswi sekolah, langsung mendatangi dan mengerumuni Bupati. Dengan antusias, mereka menyodorkan buku agenda Ramadan untuk meminta tanda tangan Bupati selaku penceramah sebagai pemenuhan tugas sekolah selama bulan suci ini.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *