MANDALIKA, BABELREVIEW.CO.ID — Insiden jatuhnya Marc Marquez saat sesi kualifikasi MotoGP Mandalika 2025 menjadi headline media internasional. Pembalap Ducati itu terpaksa mengikuti Q1 untuk pertama kalinya musim ini setelah hanya mencatatkan posisi ke-11, memperpanjang catatan buruknya di Sirkuit Mandalika.
Media olahraga internasional Crash net menyoroti performa Ducati secara keseluruhan melalui unggahan video analisis. “Hari Jum’at yang sangat aneh di Mandalika. Marc Márquez harus masuk Q1 untuk pertama kalinya musim ini. Saya tidak terlalu terkejut, karena trek ini memang seperti kutukan baginya. Dia belum pernah finis di Grand Prix Mandalika,” ujar komentator Crash net.
Selain Marquez, tim Ducati juga menghadapi tantangan teknis. Para pembalap kesulitan melakukan manuver dengan daya cengkeram lintasan yang tinggi, membuat mereka tampak kurang kompetitif dibandingkan rival. Juara bertahan Francesco “Pecco” Bagnaia juga kesulitan menemukan ritme, tercecer di urutan ke-17 dan belum mampu menunjukkan performa terbaiknya sepanjang akhir pekan ini.
Di sisi lain, Direktur Teknis Ducati, Gigi Dall’Igna, menjadi sorotan tersendiri. Ia terlihat mengalami luka ringan di bagian hidung. Menurut siaran resmi, Gigi mengalami insiden ringan saat berpesta dan melompat ke kolam dangkal, namun kondisinya dipastikan baik-baik saja.
Sementara Ducati tampil di bawah ekspektasi, Marco Bezzecchi justru mencatat waktu tercepat, menunjukkan dominasinya sejak awal sesi. Honda pun tampil kompetitif, menambah tekanan bagi tim Ducati jelang balapan utama Minggu (5/10).
Insiden Marquez dan performa loyo Ducati menambah ketegangan menjelang race day, di mana sang juara dunia 2025 itu bertekad mengakhiri “kutukan Mandalika” yang membayangi kariernya.
#MarcMarquez #MandalikaGP #MotoGP2025 #PeccoBagnaia







