Jaringan Listrik Melalui Kabel Bawah Laut Sumatera-Babel Dapat Terwujud Tahun 2021

kasmirudin
Jaringan Listrik Melalui Kabel Bawah Laut Sumatera-Babel Dapat Terwujud Tahun 2021
Pertemuan Wagub Abdul Fatah dengan General Manager (GM) PT PLN Wilayah Bangka Belitung, Abdul Mukhlis, yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Gubernur Bangka Belitung, Senin (10/3/2020). (Foto: Umar)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah merasa senang. Karena Babel di tahun 2021 mendatang akan mendapatkan pasokan listrik dari Sumatera Selatan melalui jaringan kabel bawah laut. Hal ini dibahas dalam pertemuan Wagub Abdul Fatah dengan General Manager (GM) PT PLN Wilayah Bangka Belitung, Abdul Mukhlis, yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Gubernur Bangka Belitung, Senin (10/3/2020).

Dalam rapat ini, Abdul Fatah didampingi Staf Ahli Pemprov Babel Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Toni Batubara, serta pejabat dari ESDM Babel. Sedangkan GM PT PLN didampingi beberapa orang stafnya.

Wakil Gubernur Abdul Fatah menyambut baik kehadiran GM PT PLN, sekaligus membuka rapat tersebut untuk mendengarkan langsung paparan dari pihak PLN sehubungan kebutuhan tenaga listrik dan rencana pengembangan PLN ke depan di Babel.

Abdul Fatah mengatakan, pertemuan kali ini dengan GM PLN Wilayah Babel sangat menarik dan strategis. Disebut strategis, karena selama ini banyak pertanyaan dari publik tentang kemampuan kelistrikan yang ada di Babel.

“Yang jelas, setelah kita mendengarkan paparan dari GM PLN, kita melihat bahwa sampai saat ini kita memiliki pasokan listrik yang cukup melimpah. Daya mampu beban puncak di Babel sebesar 186 ,77 MW dan beban puncak sebesar 154,57 MW dan surplusnya sebesar 32,2 MW. Ini adalah suatu hal yang luar biasa," ungkapnya.

Menurut Abdul Fatah, kalau kita melihat pertumbuhan pembangunan di Babel, yang paling banyak membutuhkan listrik itu adalah di bidang industri tambak udang yang ada di beberapa daerah di kabupaten yang ada. Selain itu, saat ini masih banyak perizinan yang sudah menunggu untuk pengembangan tambak udang ke depannya dan hal ini banyak mengunakan tenaga listrik.

“Dari kondisi saat ini saya melihat untuk pengembangan industri tersebut tidak ada persoalan, karena kemampuan listrik di Babel mencukupi hal itu. Namun, Babel juga akan memperlancar transportasi dengan membangun pelabuhan – pelabuhan yang tentunya akan banyak membutuhkan tenaga listrik. Lalu bagaimana dengan kondisi seperti ini? Ternyata PLN sudah melakukan rencana untuk penambahan tenaga listrik di Babel dengan melakukan pemasangan kabel di bawah laut dari Sumatera Selatan ke Bangka sebesar 2 x 200 megawatt (MW),” ungkapnya.

Ini berarti telah banyak improvisasi yang dapat dilakukan untuk memenuhi tenaga listrik untuk pembagunan di masa mendatang, seiring pembangunan yang terus berkembang di Babel.

"Untuk itu, para investor mulai sekarang jangan ragu-ragu lagi apabila mau menanamkan modalnya di Kep.Bangka Belitung karena, tenaga listrik kita lebih dari cukup," kata wagub.

Sementara itu GM PT PLN wilayah Babel Abdul Mukhlis menegaskan, khusus Pulau Bangka saat ini bebannya hanya 155 MW, PLN sudah menyiapkan sampai 180 MW dan surplusnya sebanyak 30 MW. Dalam waktu dekat, surplusnya akan ditambah lagi dengan melalui kabel bawah laut dengan kapasitas 2 x 200 MW sehingga total tambahan sebanyak 400 MW. Surplusnya luar biasa sangat bermanfaat untuk Provinsi Kep. Bangka Belitung," tutupnya. (BBR)


Penulis   : Hasan A.M

Editor     : Kasmir

Sumber  : Pemprov Babel