Jauhi Stres Dimasa Pandemi, Ikuti Tips Dari Psikolog Bangka Belitung Ini

Ahada
Jauhi Stres Dimasa Pandemi, Ikuti Tips Dari Psikolog Bangka Belitung Ini
Psikolog Bangka Belitung, Primalita Putri Distina. (Ist)

"Ini juga waktu yang tepat untuk family time, kalau biasanya sehari-hari sibuk dengan pekerjaan dan aktivitas di rumah jadi bisa quality time dengan keluarga. Inilah saatnya untuk mengembalikan kondisi keluarga yang mungkin sempat terabaikan, atau yang sudah bagus menjadi lebih bagus lagi"

Primalita Putri Distina

Psikolog Bangka Belitung

_____________________________

SUNGAILIAT, BABEL REVIEW.CO.ID – Tidak terasa sudah empat bulan berlaku penerapan social distancing dan physical distancing sejak pandemi melanda tanah air.

Belum lagi bertambahnya jumlah pasien positif Civod-19 di Bangka Belitung dan belum sepenuhnya aktivitas berjalan.

Semua itu tentu berdampak pada Kesehatan mental seseorang. 

Primalita Putri Distina, Psikolog asal Babel mengungkapkan, kondisi disaat pandemi ini membuat masyarakat khawatir dan cemas karena takut tertular jika harus keluar rumah dan berada di keramaian.

Pandemi Covid-19 juga memaksa masyarakat untuk stay at home atau tidak beraktivitas di luar rumah menimbulkan kejenuhan.

Tak jarang hal tersebut membuat sebagian orang merasa stress.

Ketika physical distancing tidak bisa bertemu orang lain menimbulkan kejenuhan, apalagi bekerjanya di rumah merasa tidak efektif, ditambah banyak yang harus diurus di rumah. Dalam beberapa kasus ada yang kehilangan pekerjaannya. 

"Jadi kondisi setiap orang berbeda-beda, tergantung dari mereka dalam masa pandemi ini dan juga kondisi penerimaan mereka,” ungkap Primalita.

Walaupun masih dirundung rasa khawatir karena angka positif Covid-19 yang sempat melonjak di Babel, namun sebagian masyarakat mau tidak mau mulai melakukan adaptasi dan menyeimbangkan diri.

Beberapa daerah pun sudah mulai beraktivitas seperti biasa namun tetap mengutamakan protokol kesehatan. 

“Dimasa pandemi ini sudah terjadi perubahan dan masyarakat sudah beraktivitas kembali, sekarang sudah mulai stabil dan keluhan terkait kejenuhan dan rasa cemas sudah mulai berkurang karena di beberapa daerah sudah memulai new normal. Walau begitu masih ada rasa cemas dan kekhawatiran terutama di tempat keramaian,” ujar gadis berhijab ini.

Untuk aktivitas rekreasi atau berkunjung ke lokasi wisata disaat pandemi ini, Primalita mengatakan hal itu wajar dilakukan karena sebagai manusia butuh menyegaran pikiran atau suasana berbeda, namun sebaiknya harus dipastikan terlebih dahulu bahwa daerah tersebut merupakan zona hijau. 

Selain itu, sebaiknya mencari lokasi rekreasi di ruang terbuka, seperti pantai dan pastikan lokasi wisata yang akan dikunjungi tidak ramai karena salah satu protokol kesehatan adalah menjauhi kerumunan.

Yang harus diutamakan adalah tetap menerapkan protokol Kesehatan, seperti menggunakan masker, sering cuci tangan, membawa handsanitizer, menjaga jarak fisik, tidak berkerumun dan tetap waspada.

“Harus dipastikan juga kita dalam kondisi yang sehat, karena kalau memang kondisi kita sedang tidak fit lebih baik istirahat saja di rumah, walaupun jenuh di rumah tetapi jangan sampai memaksakan diri keluar. Kalau imun kita sedang tidak bagus kita juga tidak tahu di luar sana akan bertemu dengan siapa atau terpapar dengan siapa, lebih baik mencegah dari pada mengobati,” terangnya.

Jika berada di zona merah, maka...

  • Halaman
  • 1
  • 2