JCA Jumat Sedekah: Mbah Budi dan Mbah Sulasmi Masih Harus Kerja Keras di Usia Senja

kasmirudin
JCA Jumat Sedekah: Mbah Budi dan Mbah Sulasmi Masih Harus Kerja Keras di Usia Senja
Sahabat JCA Jumat Sedekah saat mengunjungi rumah Mbah Budi, warga Tran 1 Desa Simpang Rimba Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. (foto: Juanda)

SIMPANG RIMBA, BABELREVIEW.CO.ID -- Juanda Central Anugrah (JCA) Simpang Rimba, tak henti-hentinya mengajak para sahabat JCA untuk menebar kebaikan dan berbagai kepada sesama.

JCA merupakan salah satu konter HP yang ada di Kecamatan Simpang Rimba yang menjual berbagi macam aksesoris HP, HP, pulsa semua operator, ATK dan boneka.

Selain itu JCA membuat kegiatan sosial yaitu program JCA Jumat Sedekah, Sabtu Berbagi Pakaian, JCA Senin Kamis Bertilawah dan JCA belanja tanpa kantong plastik gratis aksesoris HP.

Pada program Jumat Sedekah pekan ini, sahabat JCA mengunjungi kediaman Mbah Budi (80), warga Tran 1  Desa Simpang Rimba Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. Mbah Budi tinggal berdua dengan istrinya Sulasmi (60) di rumah yang berukuran kurang lebih 3 meter persegi.

Saat Sahabat JCA Simpang Rimba tiba, Mbah budi bersama istrinya Mbah Sulasmi sedang duduk di teras rumah sambil melihat tanaman sayurannya.

Mbah Budi mengaku, untuk kerja berat dirinya sudah tidak bisa lagi. Karena penglihatannya yang sudah tidak jelas lagi dan tenaga yang sudah tidak sekuat di waktu muda dulu.

“Untuk saat ini saya menanam sayuran di sekeliling rumah seperti kacang panjang, terong, kangkung, serta buncis bersama istri saya,” kata Mbah Budi, Jumat (22/3/2019).

Mbah Budi mengatakan, istrinya juga mengambil upah nyetak batako, dengan upah Rp 400 per buah. Biasanya sehari masih bisa dapat 100 buah batako. Kalau sambil nanam sayur dan masak, paling dapat sekitar 60 sampai 70 buah. Lokasi pembuatan batako tidak jauh dari rumahnya.

Di usianya yang sudah renta pasangan suami istri ini masih tetap harus  berjuang melawan kerasnya hidup, yang semestinya di usia beliau yang sudah tua mereka bisa merasakan kenyamanan dan kebahagiaan di masa tuanya. Namun apalah daya dengan keterbatasan ekonomi yang mengharuskan mereka harus tetap bekerja banting tulang demi memenuhi kebutuhan hidup.

Pada malam hari rumah Mbah Budi hanya diterangi lampu charger. Jika battere lampu sudah habis, dia menumpang ngecas di rumah tetangganya. Namun, kini rumah Mbah Budi sudah dialiri listrik yang menyambung dari rumah tetangganya.

Baca Juga: JCA Jumat Sedekah Kunjungi Warga Penderita Stroke

“Biasanya kami kalau malam pakai lampu cas, tapi sekarang alhamdulillah nyambung di tetangga bayar Rp 50 ribu per bulan,” ujar Mbah Sulasmi.

Sementara itu pendiri program JCA Jumat Sedekah dan sekaligus owner JCA Simpang Rimba, Juanda mengatakan, sumber dana kegiatan ini berasal dari setiap pembelian aksesoris dan perdana di Konter JCA, pembeli otomatis sedekah Rp 1.500 dan setiap pembelian pulsa listrik pembeli otomatis sedekah Rp 1.000. Selain itu juga berasal dari hamba-hamba Allah yang ikut berbagi dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, sehingga kegiatan ini tetap berjalan hingga saat ini.

“Terima kasih banyak kepada sahabat JCA dan hamba Allah yang ikut berbagi dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, semoga Allah membalas semua kebaikan sahabat dan semoga program-program JCA Simpang Rimba tetap istiqomah, amin,” ujar Juanda.

Untuk sahabat yang mau ikut berbagi dan berpartisipasi dalam program JCA Simpang Rimba bisa datang langsung ke Konter JCA Simpang Rimba yang beralamat di Desa Simpang Rimba sebelah Polsek Simpang Rimba atau transfer ke rek BRI 576701006321538 dan rek Bank Sumselbabel 1890102142 a.n Juanda atau WA ke 082183589892. (BBR)


Penulis  : Juanda (CJ)                                                                
Editor    : Kasmir
Sumber  : Babel Review