Jelang Akhir Tahun, Daya Beli Barang Elektronik di Bateng Turun Drastis

faisal
Jelang Akhir Tahun, Daya Beli Barang Elektronik di Bateng Turun Drastis
Toko Sinar Jaya Elektronik di Koba, Bangka Tengah, Kamis (19/12/219). (Ist)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Menjelang akhir Tahun 2019 perekonomian masyarakat Bangka Tengah Tengah terhitung lesu akibat harga komoditi yang kian tidak stabil.

Hal tersebut berdampak langsung terhadap penjualan barang-barang elektronik di Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

Seperti yang dikatakan Jhony, pemilik Toko Sinar Jaya Elektronik Koba kepada Babel Review, Kamis (19/12/2019). Ia mengakui lesunya penjualan disebabkan tidak stabilnya harga dan stok komoditi utama seperti timah, lada dan sawit.

"Mayoritas warga Bangka Tengah kalau tidak menambang ya bertani atau berkebun, dengan harga timah yang turun drastis, nilai jual lada dan sawit yang rendah serta sawit yang mulai habis masa panen menjadi penyebab utama lesunya daya beli,"ujarnya

Dirinya menerangkan, rendahnya daya beli sudah dimulai sejak setengah tahun yang lalu dan berlangsung hingga sekarang.

"Sekarang penjualan barang elektronik maksimal hanya mencapai 50 unit per bulan, dibandingkan Enam bulan atau semester pertama Tahun 2019 bisa mencapai 150 hingga 200 unit per bulan, sehingga  bisa dibilang adanya penurunan daya beli mencapai 150 persen,"jelasnya

Untuk mengantisipasi situasi ini, Jhony mencoba untuk menurunkan margin keuntungan tiap unit barang elektronik hingga mencapai 40 persen. 

"Menyambut hari Natal dan Tahun Baru, upaya antisipasi sudah kita laksanakan termasuk menurunkan margin keuntungan sampai 40 persen untuk para konsumen,"pungkasnya.


Penulis : Faisal

Editor : Admin03

Sumber : Babel Review