Jelang Pilkada 2020, Polres Bangka Barat Periksa Senpi dan Ranmor Anggota

kasmirudin
Jelang Pilkada 2020, Polres Bangka Barat Periksa Senpi dan Ranmor Anggota
Wakapolres Kompol Aan Hadi Nugroho Wibowo, S.I.K saat melakukan pemeriksaan senjata api dan kendaraan dinas yang diinventariskan kepada anggota Polres dan Polsek jajaran di Mako Polres Bangka Barat dalam rangka persiapan Pilkada 2020, Rabu (8/7/2020). (Foto: Istimewa)

MUNTOK, BABELREVIEW.CO.ID -- Wakapolres Kompol Aan Hadi Nugroho Wibowo, S.I.K, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, S.I.K melakukan pemeriksaan senjata api dan kendaraan dinas yang diinventariskan kepada anggota Polres dan Polsek jajaran di Mako Polres Bangka Barat dalam rangka persiapan Pilkada 2020, Rabu (8/7/2020).

Turut hadir mendampingi Wakapolres,  Kabag Sumda, Kabag Ops, Kasat Lantas, Kapolsek jajaran, Kasi Propam serta anggota Polres Bangka Barat.

Dalam kesempatan ini Wakapolres Bangka Barat berpesan, agar anggota menjaga kebersihan kendaraan dinas, cek bodi kendaraan yang lama apakah berkarat atau tidak untuk persiapan Pilkada 2020.

 “Kondisi mesin harus selalu diperhatikan, agar kendaraan selalu dalam kondisi siap pakai. Sparepart harus selalu dicek, bila ada kerusakan segera dilaporkan ke Polres Bangka Barat, agar bisa segera ditindak lanjuti untuk kesiapan Pilkada 2020,” ujarnya.

Ia mengatakan, jika ditemukan kendaraan yang rusak, nantinya akan diakumulir dan dilakukan perbaikan secepatnya. Perbaikan tersebut menggunakan anggaran lewat harwat (pemeliharaan dan perawatan kendaraan) yang dimiliki Polres Bangka Barat, yang diberikan kepada seluruh anggota agar dipakai untuk memperbaiki kendaraan.

Menurutnya, pemeriksaan ini dilakukan agar kedisiplinan anggota tetap terjaga. Selain kendaraan, senjata api juga ikut diperiksa agar terhindar dari pelanggaran atau penyalahgunaan.

“Kami juga ingin memastikan senpi yang dipinjam pakaikan kepada para anggota digunakan dengan baik. Selain mengecek senpi baik laras pendek maupun panjang, diperiksa juga surat kepemilikan senjata para anggota. Ini untuk mengecek apakah surat masih berlaku, karena pemeriksaan psikologis berlaku hanya satu tahun sekali,” tutupnya. (BBR)


Penulis : Irwan Aulia/Ril

Editor   : Kasmir