Jelang Pilkada Serentak, Kantor Kemenag Bangka Gelar Dialog Lintas Agama

kasmirudin
Jelang Pilkada Serentak, Kantor Kemenag Bangka Gelar Dialog Lintas Agama
Kementerian Agama Kabupaten Bangka menggelar dialog lintas agama tingkat kabupaten. (Foto:Diko)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW -- Guna menciptakan suasana kondusif jelang Pilkada serentak di 3 kabupaten di Bangka Belitung, Kementerian Agama Kabupaten Bangka menggelar dialog lintas agama tingkat kabupaten dengan mengusung tema " Antisipasi Hoak, Ujaran Kebencian dan Isu Sara Jelang Pemilukada Serentak 2018", yang diselenggarakan di Tanjung Pesona, Sungailiat, Sabtu (28/4).

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka, Drs. H. Nasution, M.Pd.I, menyampaikan, dialog yang dilaksanakan ini bertujuan menciptakan kerukunan beragama dengan menangkal hoax, ujaran kebencian, dan isu sara termasuk menjelang Pilkada serentak yang tidak lama lagi akan diselenggarakan.

 

"Seperti yang kita ketahui Indonesia memiliki multi etnis dan agama, sehingga kemungkinan adanya gesekan jika ada pemberitaan negatif itu cukup besar. Untuk itu kita perlu mencerna setiap pemberitaan yang diterima, agar tidak mudah terprovokasi apalagi mencakup unsur sara dan ujaran kebencian," jelasnya.

 

Menjelang pilkada harap H Nasution dapat berjalan lancar. Untuk itu perlu peran serta kita semua agar tetap kondusif, dengan menangkal berita hoax, ujaran kebencian dan isu sara.

 

Pada kesempatan yang sama, Kasat Intel Polres Bangka, AKP Widodo yang juga selaku narasumber dialog tersebut, mengharapkan peran serta tokoh agama, unsur forum kerukunan umat beragama, dan masyarakat untuk mengabarkan atau melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan hoax, ujaran kebencian dan Sara.

 

"Dengan keterbatasan yang kami miliki, kami berharap bantuan dari semua pihak untuk turut serta membantu menangkal penyebaran berita hoax, ujaran kebencian dan sara dengan melaporkan hal-hal yang mungkin ada kaitannya dengan unsur - unsur tersebut kepada kami," ujarnya.(BBR)


Penulis :Diko
Editor   :Kasmir
Sumber :Babelreview