Jenderal (Purn) Sutanto Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Batching Plant Air Anyir

kasmirudin
Jenderal (Purn) Sutanto Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Batching Plant Air Anyir
Jenderal (Purn) Sutanto foto bersama dengan para direktur yang tergabung dalam peletakan batu pertama pembangunan Becing Plant Air Anyir, Sabtu (23/3/2019). (foto:Diko)

MERAWANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Jendral Purnawiraman Drs. Sutanto melakukan peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan Batching Plant Air Anyir di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Sabtu (23/3/2019) pagi.

Selain Jendral Purnawirawan Sutanto, acara ground breaking tersebut Direktur Utama Oke Beton Sugiarto beserta jajaran, Keluarga Besar Media Babel Review, pengurus PT Generasi Hijau Berbakti, serta para tamu undangan.

Selesai acara, Jendral (Purn) Sutanto mengatakan, tujuan pembangunan batching plant ini sebagai upaya dalam membantu pemerintah membangun infrastruktur di Kepulauan Bangka Belitung.

"Dengan adanya batching plant ini bisa membantu pengembangan infrastruktur seperti pembuatan jalan, tanggul penahan ombak serta pembangunan lainnya dengan kualitas terbaik dan bersaing,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama ini dalam pengembangan pembangunan disini terbentur dengan proses becing yang lama hingga berminggu. Oleh karena itu ia mengharapkan, dengan adanya pembangunan Becing Plant di Air Anyir ini bisa lebih efektif. Sehingga  pembangunan lebih cepat dan lancar.

"Tentunya dengan adanya pembangunan ini bisa memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan juga lapangan kerja masyarakat sekitar,” tuturnya.

Ia mengatakan, mudah-mudahan pembangunan becing plant ini berjalan dengan lancar, agar cepat memberi kontribusi untuk pembangunan di Bangka Belitung.

"Insya Allah, estimasi pembangunan selesai dalam waktu sembilan bulan, kita minta doanya,” pungkas mantan Kapolri tersebut.

Sementara perwakilan dari PT Generasi Hijau Berbakti, Irwin Sahroni mengatakan, tujuan pembangunan becing plant Air Anyir ini untuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Pembangunan batching plant ini menjadi titik awal pertumbuhan ekonomi di Babel. Selama ini kalau mau melakukan pengecoran bangunan, kita selalu terhambat. Karena harus antri hingga seminggu, diharapkan dengan kehadiran perusahaan ini diharapkan lebih mempercepat pembangunan di Babel,” tukas Irwin. (BBR)


Penulis  :Faisal                                                                 
Editor    : Kasmir
Sumber  : Babel Review