Jumlah Pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka Terus Meroket, Hari Ini Bertambah 24 Kasus

Irwan
Jumlah Pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka Terus Meroket, Hari Ini Bertambah 24 Kasus
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra menyampaikan adanya penambahan pasien Covid-19 sebanyak 24 orang, Rabu (23/12/2020).

24 pasien tersebut dengan inisial, MR (87) warga Sungailiat, ASZ (16) warga Kenanga, Sungailiat, TH (42) warga Sungailiat, SHF (28) warga Mendo Barat, LL (35) warga Pemali, K (48) warga Mendo Barat, KD (16) warga Pemali, KH (11) warga Pemali, K (51) warga Mendo Barat, A (42) warga Mendo Barat, AH (41) warga Mendo Barat, LH (11) warga Mendo Barat, MM (42) warga Mendo Barat, N (40) warga Mendo Barat, HS (55) warga Mendo Barat, R (46) warga Mendo Barat, B (58) warga Mendo Barat, R (47) warga Merawang, SB (57) warga Belinyu, SAF (28) warga Mendo Barat, AI (37) warga Jelitik, Sungailiat, PR (48) warga Belinyu, SHS (32) warga Mendo Barat dan DF (59) warga Belinyu.

Sementara hanya satu pasien yang dinyatakan sembuh N (68) warga Balun Ijuk, Kecamatan Merawang.

"Saya mengimbau kepada masyarakat jangan lengah, tetap laksanakan 3M dengan baik dan benar. Tidak perlu adanya keraguan lagi bahwa hasil swab itu tidak ada yang direkayasa. Untuk satu pekan ini adanya keterlambatan hasil pemeriksaan hasil swab karena banyak orang yang sedang melakukan pemeriksaan di provinsi," jelas Boy Yandra.

Menurutnya, tidak ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh tim kesehatan Puskesmas dan pihaknya mengharapkan kejadian ini harus dipahami dan dimengerti oleh masyarakat.

"Untuk penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka banyak terjadi penyebaran dari OTG, jadi jangan mengabaikan jika terjangkit sakit flu, demam atau hilang indera penciuman maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan di pusat kesehatan terdekat agar cepat mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan. Hal ini untuk memudahkan dan mempercepat penularan dan penyebaran wabah Covid-19," pungkasnya. (BBR)

Laporan: Ibnu

Editor: Irwan