Kabupaten Bangka Tambah 3 Kasus Covid-19, Total 57 Orang

Ibnuwasisto
Kabupaten Bangka Tambah 3 Kasus Covid-19, Total 57 Orang
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Pemerintah Kabupaten, Boy Yandra SKM MPH saat menggelar konferensi pers di Posko GTPP Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka, Minggu (14/6/2020). (Foto.Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH menyampaikan adanya penambahan 3 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (14/6/2020).

Dengan inisial pasien BHB (38), JN (28) dan BNY (41) warga negara asing (WNA). Yang 2 pasien dari Kecamatan Sungailiat dan 1 dari Kecamatan Pemali. Jadi jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka pada hari ini sebanyak 57 orang.

"Hari ini pasien Covid-19 dari Kabupaten Bangka sudah 13 yang dinyatakan sembuh. Dari 57 kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka terbagi dari Kecamatan Pemali 16 orang yang dinyatakan sembuh 5 orang, Kecamatan Sungailiat 16 orang yang dinyatakan sembuh 3 orang, Kecamatan Belinyu 9 orang dinyatakan sembuh 1 orang, Kecamatan Merawang 4 orang dan semuanya dinyatakan sembuh, Kecamatan Puding Besar 1 orang, dan Kecamatan Mendo Barat 1 orang," terangnya.

Selanjutnya ia menambahkan pihaknya telah melakukan pemeriksaan swab sebanyak 517 orang dan masih menunggu hasilnya. Dan untuk ODP berjumlah 263 orang dan yang sudah melakukan pemantauan sebanyak 242 orang, OTG 632 orang dan 178 orang sudah selesai dilakukan pemantauan. Upaya yang dilakukan oleh Kabupaten Bangka melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka bekerjasama dengan pihak PT. Timah Tbk adalah melakukan pemeriksaan swab dan rapid test. Pada kesempatan itu, Boy Yandra mengucapkan terimakasih kepada PT. Timah Tbk karena telah membantu Pemerintah Kabupaten Bangka melakukan pemeriksaan swab dan rapid test.

"Dari pagi sampai siang hari ini, kami sudah melakukan tracking dan akan dilanjutkan besok hari. Dan untuk pelaksanaan swab akan dilakukan di RSUD Depati Bahrain Sungailiat dan Rumah Sakit Timah," ujarnya. 

Untuk BPBD Kabupaten Bangka akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan dengan radius 100 meter di titik-titik yang mana ada pasien dinyatakan positif Covid-19. Kemudian akan dilakukan npenindakan terkait sosialisasi terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker pada saat melakukan aktivitas di luar rumah.

"Tadi pagi kita turun ke dua titik salah satunya di Pasar Higienis, dan masih melihat beberapa pembeli yang belum menggunakan masker. Sedangkan untuk di Pasar Kite Sungailiat masih banyak pengunjung yang belum menggunakan masker," tuturnya.

Kemudian pihaknya sudah memanggil Kepala UPT Pasar Kite untuk membuat spanduk yang bertuliskan Untuk memasuki Pasar Kite semua harus menggunakan masker.

"Mudah mudahan dengan adanya spanduk itu bukan hanya sekedar perintah, tetapi sudah menjadi kesadaran dari diri sendiri tanpa ada paksaan. Dan tolong bagi masyarakat, jangan membuat stigma negatif kepada orang yang dinyatakan reaktif atau positif namun berikanlah motivasi yang sebesar-besarnya sehingga imun yang ada didalam tubuhnya meningkat dan dapat cepat sembuh," pungkas Boy Yandra.


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review