Kabur ke Oki Timur, Polsek Toboali Ringkus 3 Tersangka Pencurian Alsintan

kasmirudin
Kabur ke Oki Timur, Polsek Toboali Ringkus 3 Tersangka Pencurian Alsintan
Tim Rajawali Polsek Toboali, Bangka Selatan, saat meringkus komplotan pencurian alat pertanian di OKU Timur, Sumatera Selatan, Rabu (24/4/2019). (ist)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Tiga tersangka pencurian yang terjadi di Dusun Limus, Desa Serdang, berhasil diringkus Tim Rajawali Polsek Toboali, Bangka Selatan.

Sebelumnya, ketiga tersangka melakukan tindak pidana pencurian mesin Kobota 12 PK Hand Traktor Quock, yang merupakan bantuan Pemda Basel milik petani Tanget Jaya, Dusun Limus, Desa Serdang yang sedang diparkirkan di sawah milik petani setempat, Arman pada 15 April 2019 lalu .

Tim berhasil menangkap kedua pelaku setelah bekerja sama dengan Polsek Cempaka, Polres OKU Timur, Sumatera Selatan, setelah pelaku utama Budi (32) tertangkap. Ketika diinterogasi, Budi mengaku melakukan Bersama temanya Nanda dan Dwi yang telah membawa hasil pencurian ke wilayah OKU Timur, Sumsel.

Kapolres Basel AKBP Aris Sulistyono melalui Kapolsek Toboali Iptu Yandrie C Akip mengatakan, dari 3 pelaku yang berhasil diamankan 2 pelaku diantaranya, Nanda (32) dan Dwi (25) diringkus di Jalan Lintas Sumatera, OKU Timur, Sumsel, Rabu (24/4) malam sekira pukul 20.00 WIB.

"Dari hasil interogasi, barang bukti pencurian telah dijual ke wilayah Buay Madang Timur, OKU Timur. Sehingga tim bergerak dan kembali berkoordinasi dengan Polsek Muay Madang Timur. Pada pukul 09.00 WIB pagi, barang bukti berupa 2 unit mesin Kobota, 1 unit gergaji mesin berhasil diamankan," ujarnya, Kamis (25/4).

Dikatakannya, dua tersangka dan barang bukti yang diamankan dalam waktu 24 jam saat ini dalam perjalanan dibawa kembali menuju ke Polsek Toboali, guna penyidikan lebih lanjut. Informasi terakhir, tim bersama tersangka dan barang bukti masih berada dalam perjalanan di daerah Kota Kayu Agung, Kabupaten OKI, Sumsel.

"Ada korban lain, yaitu Girin, yang mana mesin Kobota itu merupakan bantuan dari Koramil Toboali dan Parel yang kehilangan gergaji mesin atau seinso.  Kerugian lebih kurang 2 unit mesin Kobota Rp 21 juta dan 1 unit gergaji mesin Rp 5 juta, total Rp 26 juta. Terhadap tersangka, disangkakan Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP," tutup Iptu Yandrie. (BBR)


Penulis : Andre         
Editor   : Kasmir
Sumber : Babel Review