Kader IPM Tak Boleh Panik dan Wajib Sami’na Wa’Ato’na dengan Pimpinan

kasmirudin
Kader IPM Tak Boleh Panik dan Wajib Sami’na Wa’Ato’na dengan Pimpinan
Handika Yuda Saputra

COVID-19 (Virus Corona) saat ini menjadi momok tersendiri bagi semua kalangan masyarakat. Sebab virus ini dapat tertular dan menyerang siapa saja, baik dari anak-anak hingga lanjut usia. Corona virus dikenal dengan keganasannya dalam merenggut banyak nyawa manusia, sehingga virus ini sangat ditakuti. Dalam menangani hal tersebut provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghimbau dan membatasi masyarakat untuk berkontak langsung dengan orang banyak guna memutus rantai penyebaran virus corona ini.

Sebagai Kader Muhammadiyah, IPM tidak boleh panik dalam menanggapi hal ini, cukup sami’na wa’ato’na dengan pemimpin. Sebab pemimpin melakukan sebuah keputusan bukan untuk kebaikan dirinya sendiri, namun hal tersebut dilakukan untuk kepentingan dan kebaikan kita semua”. 14 hari bukanlah waktu yang lama untuk berada didalam rumah saja.

“Pembatasan jam malam ini tidak semata-mata kita hanya membatasi saja, tetapi kita berkeinginan agar masyarakat lebih baik untuk tetap dirumah. Lebih seringnya melakukan pertemuan lebih cenderung kita akan terpapar virus COVID-19 ini,” ujar Erzaldi Rosman Djohan dalam Instagramnya.

“Masih ada yang berani nongkrong malam di PGK, ku siram pakai cairan disinfektan biar bubar,” ka Wali Kota Pangkalpinang, Maulana Aklil.

Peringatan dari pemimpin-pemimpin ini tidak bermaksud mengekang kita semua, tetapi semata-mata untuk mencegah penularan Covid-19. Sudah 144 jumlah orang pasien, 126 orang dalam pengawasan (ODP), 18 pasien dalam pengawasan (PDP), 4 orang pasien negative dan 0 pasien positif (Sumber data : gugus tugas percepatan penanganan corona virus Disease 2019 ( COVID-19) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung). Walaupun belum ada pasien yang positif terinfeksi virus corona, bukan berarti kita berleha-leha. Justru kita harus meningkatkan kewaspadaan agar tidak tertular virus corona.

Maka Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Bangka Belitung mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya kader IPM se-Kepulauan Bangka Belitung agar dapar mematuhi intruksi gubernur dan wali kota/bupati, serta berusaha agar tidak panik dalam menanggapi Virus Corona ini.  Kemudian berusahalah mencegah penularannya dengan beberapa cara :

1. Tetaplah di rumah

Tetap dirumah menjadi dalah satu cara agar kita terhindar dari virus corona. Sebab saat di rumah kita terhindar dari berkontak langsung dengan orang yang kemungkinan telah terjangkit COVID-19 (Virus Corona) ini.

2. Cucilah tangan dengan benar bila ingin memegang sesuatu

Mencuci tangan merupakan cara yang paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran Virus Corona. Cucilah tangan secara teratur, terutama sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, serta setelah batuk atau bersin.\

3. Gunakan masker

Meski masker tidak sepenuhnya efektif dalam mencegah paparan kuman atau virus, namun menggunakan masker ini tetap bisa menurunkan resiko penyebaran penyakit infeksi, termasuk infeksi virus corona. Pengguna masker ini lebih disarankan bagi orang yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran virus dan kuman, ketimbang kepada orang sehat.

4. Menjaga daya tahan tubuh

Olahraga sangatlah penting guna meningkatkan ketahanan dan kekebalan tubuh dan diimbangi dengan memakan-makanan yang bergizi. Olahraga yang rutin di sekitaran rumah dan istirahat yang cukup, agar dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari penularan Virus Corona. (BBR)


Penulis : Handika Yuda Saputra (Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Bangka Belitung)

Editor   : Kasmir