Kades Bukit Layang Geram, Sebut PT THEP Tidak Memberikan Kontribusi Sosial

Irwan
Kades Bukit Layang Geram, Sebut PT THEP Tidak Memberikan Kontribusi Sosial

BAKAM, BABELREVIEW.CO.ID -- Kepala Desa Bukit Layang Andry berharap pemerintah pusat bersikap tegas dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tidak memberikan kontribusi kesejahteraan kepada masyarakat.

Pemerintah juga diharapkan tidak memberikan perizinan tanpa kepada perusahaan sawit tanpa proses clear and clean areal.

Andry mencontohkan, sebuah perusahaan kelapa sawit di desanya yakni PT Tata Hamparan Eka Persada (THEP) yang memiliki ribuan hektar perkebunan namun sampai saat ini belum memberikan kontribusi kesejahteraan bagi masyarakat.

"PT THEP mengembangkan ribuan hektar perkebunan sawit sampai saat ini belum sekalipun memberikan kontribusi kesejahteraan. Bahkan infrastruktur jalan desa semakin rusak akibat muatan kendaraan truk kelapa sawit yang melebihi kapasitas. Selain itu salinan izin lokasi, izin prinsip serta HGU (Hak Guna usaha) tidak ada dalam arsip di desa," jelas Andry saat acara sosialisasi program CSR PT THEP di Pesona Bay, Rabu (31/3/2021).

Dikatakan Andry, PT THEP tidak transparan kepada pemerintah desa sebagai ujung tombak pemerintah daerah.

Andry mencontohkan pihak pemdes tidak pernah dilibatkan dalam berbagai hal, baik penyaluran CSR maupun penyerapan tenaga kerja dan lainnya.

Dengan tegas Andry menyampaikan bahwa baru kali ini diundang oleh PT THEP membahas penyaluran dana sosial tersebut.

"Dalam Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 bahwa desa sudah diakui legalitasnya. CSR dari perusahaan dapat disalurkan kepada masyarakat baik berupa uang tunai maupun dalam bentuk pembangunan," tegasnya.

Khusus untuk tenaga kerja, menurut Andry, sesuai amanat Undang-Undang harus mengedepankan masyarakat lokal.

Sementara untuk SDM masyarakat lokal dapat diberikan pembinaan dan pelatihan sehingga mampu menguasai pekerjaannya.

Andry juga kecewa karena desanya yang menjadi salah satu desa terdampak pengembangan usaha PT THEP tidak dimasukan dalam 16 desa sasaran penerima program CSR tahun 2021.

Sementara Manajer Estate PT THEP Seo Jinwon enggan memberikan keterangan kepada wartawan terkait sikap sejumlah kepada desa di wilayah usaha perusahaannya. (BBR)