Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pemkab Bangka Tunda Proses Belajar Mengajar

Irwan
Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pemkab Bangka Tunda Proses Belajar Mengajar
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka Rozali. Foto: Ibnu

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka Rozali mengatakan, untuk proses belajar mengajar (PBM) tatap muka sampai saat ini masih belum bisa dilaksanakan dan masih menunggu informasi lebih lanjut dengan batas waktu yang belum ditentukan.

“Karena kita sama-sama ketahui kondisi di Kabupaten Bangka saat ini masuk dalam zona oranye Covid-19 yang tiap harinya masih ada saja yang terpapar virus corona. Untuk jenjang pendidikan TK, SD dan SMP belum diperkenankan untuk melakukan pendidikan belajar mengajar secara tatap muka. Tetapi kegiatan belajar secara daring dan tugas yang diberikan oleh guru harus tetap dilaksanakan,” ujar Rozali, Minggu (13/9/2020).

Dalam kondisi seperti sekarang ini, Rozali mengimbau kepada guru untuk tidak membebani para siswa dengan memberikan tugas yang cukup berat.

Dikatakannya, jika dari Kementerian Pendidikan RI tidak adanya tuntutan untuk menuntaskan kurikulum.

“Bagi yang mengalami kendala seperti jaringan internet dan sarana lainnya yang terbatas dapat dilakukan secara manula oleh para guru. Tetapi para guru harus tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19 sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tegasnya.

Rozali juga mengakui bahwa adanya keluh kesah dari orang tua murid atau wali murid menanyakan kepastian berlangsungnya proses belajar mengajar dapat dilakukan di sekolah kembali.

Mungkin saja orang tua murid dan siswa sudah merasa jenuh belajar di rumah.

“Sesuai pesan dari Kementerian Pendidikan dan Bupati Bangka untuk saat ini yang lebih utama adalah keselamatan dan kesehatan baik itu untuk siswa, tenaga pengajar dan orang tua. Bukan berarti kita mengabaikan dunia pendidikan tetapi keputusan ini diambil untuk kepentingan bersama,” pungkasnya. (BBR)