Kebakaran di Pangkalbuluh Bangka Selatan, Satu Rumah Ludes

Ahada
Kebakaran di Pangkalbuluh Bangka Selatan, Satu Rumah Ludes
Satu unit rumah warga Desa Pangkalbuluh Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan ludes terbakar, Sabtu (9/1/2010) sekitar pukul 14.00 WIB - 16.00 WIB. (ist)
Satu unit rumah warga Desa Pangkalbuluh Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan ludes terbakar, Sabtu (9/1/2010) sekitar pukul 14.00 WIB - 16.00 WIB. (ist)
Satu unit rumah warga Desa Pangkalbuluh Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan ludes terbakar, Sabtu (9/1/2010) sekitar pukul 14.00 WIB - 16.00 WIB. (ist)

BANGKASELATAN, BABELREVIEW.CO.ID -- Satu unit rumah warga Desa Pangkalbuluh Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan ludes terbakar, Sabtu (9/1/2010) sekitar pukul 14.00 WIB - 16.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dibagikan di grup-grup WA, disebutkan bahwa rumah yang terbakar tersebut adalah milik pasangan suami istri Bakarudin (56) dan Rohana. Lokasi kebakaran ini tepatnya di RT 01 RW 03 Kelurahan Pangkal Buluh Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan.

Saat kejadian rumah terbakar ini, disebutkan bahwa pasangan suami istri pemilik rumah Bakarudin dan Rohona masih berada di kebun.

Saat kebakaran terjadi ada anak Bakarudin bernama Juli bersama dengan cucunya yang berusia 2 tahun. Namun beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.Kerugian yang dialami pemilik rumah Bakarudin ditaksir sekitar Rp 30 juta.

Kronologis kebakaran ini diketahui terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Diduga penyebab utama kebakaran yakni konsleting arus listrik. Jenis rumah yang terbakar yakni rumah papan dengan luas rumah 12 x 6 meter persegi.

Saat diketahui adanya kebakaran, masyarakat sekitar bergotong-royong berusaha memadamkan api. Namun upaya yang dilakukan masyarakat ini tidak berhasil, bahkan api terus membesar karena tiupan angin.

Akibatnya rumah Bakarudin tak bisa diselamatkan lagi. Kebakaran yang terjadi sekitar dua jam tersebut akhirnya menghanguskan seluruh bagian rumah dan beberapa peralatan rumah.

Disebutkankan bahwa hingga Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 16.30 WIB belum ada bantuan dari pihak pemerintah setempat. Sedangkan korban mengungsi di rumah anaknya. (BBR)