PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID — Suasana hangat mewarnai Kantor Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui, Selasa (7/4/2026), ketika ratusan warga, pengurus RT/RW, dan aparatur kelurahan berkumpul dalam kegiatan Halal Bihalal sekaligus penutupan puasa enam. Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, turut hadir dan disambut antusias oleh warga.
Bagi Dessy, kehadiran dalam acara seperti ini bukan sekadar seremonial. Ia menyebut momen tersebut sebagai jembatan nyata antara pemerintah dan masyarakat di tingkat paling bawah.
“Silaturahmi seperti ini penting. RT dan RW adalah ujung tombak kami. Mereka yang langsung bersentuhan dengan warga setiap harinya,” ujarnya dalam sambutan.
Tak hanya berbicara soal keakraban, Dessy juga mengingatkan para pengurus RT/RW akan tanggung jawab mereka sebagai perpanjangan tangan pemerintah kota. Mulai dari mensosialisasikan program pembangunan hingga mendorong kesadaran warga menjaga kebersihan lingkungan, semuanya ia tekankan agar dijalankan secara aktif dan konsisten.
Di sisi lain, Lurah Keramat Jonsory Laviko mengungkapkan bahwa kegiatan ini murni diinisiasi dan didanai secara swadaya oleh masyarakat, dengan kelurahan bertindak sebagai fasilitator. Tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua, dengan tradisi nganggung “makan bersama khas Bangka” sebagai perekat kebersamaan antarwarga.
“Sederhana, tapi maknanya dalam. Warga antusias karena ini milik mereka sendiri,” kata Jonsory.
Selain mempererat silaturahmi, agenda tersebut juga menjadi forum untuk mematangkan persiapan pemilihan RT dan RW yang akan digelar serentak di wilayah Kecamatan Rangkui. Pendaftaran calon direncanakan dibuka pada pekan pertama Mei 2026, dengan pemungutan suara dijadwalkan pada 25 April 2026.
Jonsory memastikan seluruh proses akan berjalan lancar meski pemerintah kota sedang menjalankan kebijakan efisiensi anggaran. Dukungan penuh dari Camat Rangkui pun telah dinyatakan untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan semacam ini.
Dengan semangat kebersamaan yang terjalin dalam acara ini, harapannya roda pembangunan Kota Pangkalpinang kian didorong dari tingkat kelurahan, dimulai dari meja makan bersama dan saling sapa antartetangga.








