Kejari Babar Musnahkan Barang Bukti, Ada Senpi Rakitan dan Pil Somadril

kasmirudin
Kejari Babar Musnahkan Barang Bukti, Ada Senpi Rakitan dan Pil Somadril
Kejaksaan Negeri Negeri Bangka Barat melakukan pemusnahan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum di halaman Kantor Kejari Bangka Barat, Selasa (15/10/2019). (Foto: Ist)

MUNTOK, BABELREVIEW.CO.ID -- Sejumlah barang bukti perkara berupa narkotika seberat kurang lebih 71,5 gram, ganja kurang lebih 3 gram, pil somadril 217 butir, miras jenis bir sebanyak 250 dus, miras jenis arak sebanyak 20 liter dan juga satu senjata api rakitan lengkap dengan amunisinya dimusnahkan Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Selasa (15/10/2019).

Pemusnahan barang bukti perkara yang telah telah incraht (berkekuatan hukum tetap) ini, dilakukan di halaman belakang Kantor Kejaksaan Negeri Bangka Barat di Muntok.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 95 perkara yang telah diputus Pengadilan Negeri Mentok, terdiri dari penistaan agama 1 perkara, narkotika dan psikotropika 50 perkara serta pidana umum 44 perkara.

Menurut Kasi Pidum Kejari Bangka Barat, Hendra Saputra, pemusnahan barang bukti merupakan kegiatan rutin dilakukan Kejari Bangka Barat. Untuk pemusnahan yang dilakukan hari ini adalah barang bukti periode Maret hingga Oktober 2019, setelah putusan dari Pengadilan Negeri Mentok.

“Ini komitmen dari penegak hukum, Polisi, Kejaksaan, dan Pengadilan selaku eksekutor, hari ini adalah wujud nyatanya kita menuntaskan kewajiban eksekutor,” jelas Hendra.

Hendra memaparkan, bahwa terdapat senpi dan amunisi kaliber 23 mm sebanyak 22  butir dari perkara narkotika, miras itu dari perkara UU Perdagangan dan Pangan, kurang lebih ada 250 dus dan arak juga kurang lebih 20 litter serta perkara penistaan agama dengan barang buktinya alat visual, rekaman video, baju dan raket.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Helena Oktavianne mengatakan, kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen bersama kepolisian, BNN, Kejaksaan, Pengadilan, untuk mewujudkan kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat.

“Tentunya saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak bupati, sudah banyak juga bantuan kepada Kejaksaan. Ditunggu bantuan-bantuan yang lainnya untuk meningkatkan sarana dan prasarana yang ada di Bangka Barat, jadi kita harus jadikan Bangka Barat Hebat Maju untuk 2021,” ujar Helena.

Dia menambahkan, penyelesaian 95 kasus yang barang buktinya dimusnahkan hari ini berkat kerja bersama dari aparat penegak hukum di Kabupaten Bangka Barat. (BBR)


Penulis  : Buditio
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review