Kemenag Basel Gelar Sanlat Online SMP dan SMA

Ahada
Kemenag Basel Gelar Sanlat Online SMP dan SMA
Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan melaksanakan kajian keislaman untuk seluruh siswa kabupaten Bangka Selatan,  dari jenjang SMP dan SMA. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat - Ahad  (8-10/5/2020). (Ist)
Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan melaksanakan kajian keislaman untuk seluruh siswa kabupaten Bangka Selatan,  dari jenjang SMP dan SMA. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat - Ahad  (8-10/5/2020). (Ist)
Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan melaksanakan kajian keislaman untuk seluruh siswa kabupaten Bangka Selatan,  dari jenjang SMP dan SMA. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat - Ahad  (8-10/5/2020). (Ist)

SIMPANG RIMBA, BABELREVIEW.CO.ID -Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan melaksanakan kajian keislaman untuk seluruh siswa kabupaten Bangka Selatan,  dari jenjang SMP dan SMA. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat - Ahad  (8-10/5/2020).

Tujuan kajian  keislaman ini dalam rangka menerapkan syiar Islam yang dikemas dalam Pesantren Kilat  Ramadhan secara online.

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan dengan  PWNU Provinsi  Bangka Belitung, yang didukung MGMP Pendidikan Agama Islam tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Bangka Selatan.

Giat acara dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Islam H Jamaludin, SAg, di Toboali Bangka Selatan, Jumat (8/5/2020).

Jamaludin  menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama provinsi Bangka Belitung, khususnya kepada Ketua PWNU, KH Ja'far Siddiq yang telah bersedia menjadi nara sumber dalam kegiatan.

"Saya ucapkan terima kasih juga kepada seluruh Guru Pendidikan Agama Islam yang mendukung penuh  kegiatan Ramadhan tahun ini," ujar Jamaludin, Jum'at (8/5/2020).

Diakui Jamaludin, kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan secara online ini baru permulaan.

"Bila sanlat ini bagus, maka kita usahakan lagi, materi kita tingkatkan lagi. Bila perlu guru-guru PAI  kita nanti yang memberi materi. Bisa jadi nanti kita buat seperti itu. Cuma saat ini kendalanya di kantor kita belum punya alat," ungkapnya.

Kegiatan yang melibatkan banyak siswa dari seluruh SMP dan SMA yang ada di Kabupaten Bangka Selatan  ini, masing-masing SMP dan SMA mendaftarkan 10 orang siswanya sebagai peserta.

Sementara setiap guru pendidikan agama Islam sebagai panitia untuk mengkoordinir siswa di sekolah masing-masing.

Walau dalam kondisi keterbatasan, dan  dengan berbagai kendala yang dihadapi, namun dari pantauan media, peserta mengikuti sanlat online cukup antusias.

Jamaludin berharap agar  kegiatan Pesantren Kilat Online  yang  laksanakan ini akan memberikan manfaat kepada peserta didik.

"Khususnya lagi pada masa pandemi covid-19 ini, dan anak-anak tetap bisa belajar, masih bisa menuntut ilmu pengetahuan, walau harus dari rumah masing-masing," ujarnya.

Sementara Ketua PWNU Bangka Belitung, KH A Ja'far Shiddiq mengatakan bahwa kegiatan ini bukan kali pertama tausyiah online dilakukan.

Ja'far mengungkapkan pernah melakukan  Sanlat  Ramadhan di SMAN Toroh -Grobogan Jawa tengah.

 "Alhamdulillah kalau dari kami gak ada kesulitan. Bahkan dari jawa LIVE dari Pangkalpinang juga. Alhamdulillah," ujarnya.

Selain itu Ja'far juga pernah mengisi materi secara online  di STIKES Citra Delima Bangka Belitung. (*/BBR)
Laporan: Kulul Sari