Kemenparekraf Bantu Industri Pariwisata Melalui Dana Hibah Senilai Rp 3,3 Triliun

Irwan
Kemenparekraf Bantu Industri Pariwisata Melalui Dana Hibah Senilai Rp 3,3 Triliun
Kabid Pariwisata Dwidi

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyiapkan Dana Hibah Pariwisata Tahun 2020, bagi pelaku usaha hotel, restoran, dan pemerintah daerah serta industri parawisata.

Jumlah dana yang disiapkan mencapai Rp 3,3 triliun sebagai upaya pemerintah menjaga keberlangsungan ekonomi pada sektor pariwisata, serta membantu meningkatkan kesiapan destinasi dalam penerapan protokol kesehatan.

Dana Hibah Parawisata tersebut menjadi angin segar bagi Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang untuk membantu industri parawisata.

"Untuk jumlah industri pariwisata terakhir kemarin baru 13 hotel yang update dan sudah mengumpulkan data sesuai dengan juknis kalau restoran baru 3," jelas Kabid Parawisata Dwidi, Jumat (13/11/2020).

Dwidi mengatakan, bantuan diberikan kepada pelaku usaha dibidang pariwisata hotel dan restoran yang ada Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) dan membayar pajak Tahun 2019.

"Untuk pemberian dana tergantung dari perhitungan Bakuda berdasarkan pajak dan KLBI hotel dan restoran.
Besaran ntuk anggaran yang didapatkam Kota Pangkalpinang, sekitar Rp 2,3 miliar dengan pembagian 70 persen untuk hotel dan restoran.

"Sedangkan 30 persen untuk implementasi sosialisasi CHSE di destinasi wisata, bimtek CHSE untuk pelaku usaha pariwisata dan revalitas sarana prasarana kebersihan, keamanan dan keindahan di destinasi wisata," ucapnya.

Ia berharap, melalui bantuan ini industri hotel dan restoran dan terkena dampak Covid-19 ini dapat bangkit dan dapat membantu pembiayaan operasional, pada masa pandemi ini.

“Mudah-mudahan melalui bantuan Dana Hibah Parawisata ini, dapat membangkitkan sektor parawisata khususnya di Kota Pangkalpinang," harapnya. (BBR)

Penulis: Gusti

Editor: Irwan