Keripik Singkong Cap Pohon Ketela Berawal dari Ide Tetangga

Admin
Keripik Singkong Cap Pohon Ketela Berawal dari Ide Tetangga
Foto:Pras

BERAWAL dari keinginan untuk menambah penghasilan keluarga dan membantu biaya pendidkan anak-anaknya, Nursefrita mencoba peruntungan dengan membuat keripik singkong yang kemudian diberi nama Keripik Singkong Cap Ketela Pohon. Wanita 45 tahun ini tetap ulet dan pantang menyerah menjalani pasang surut usahanya.

Setiap kendala yang ada disikapinya dengan rasa optimis dan selalu berusaha mencari jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi. “Termasuk dengan bergabung dengan Rumah kreatif Bangka di Sungailiat yang mampu menambah wawasan sekaligus promosi sehingga sangat membantu  penjualan produk camilan kami serta bisa sharing dengan UMKM lainnya,” ujar Nursefrita kepada Babel  Review.

Ibu tiga anak yang sebelumnya mengajar TPA selama 17 tahun ini mengaku senang seiring dengan meningkatnya permintaan produk keripiknya terutama saat momen lebaran. Untuk lebih meningkatkan penjualan, ia juga menawarkan keripik produksinya ke warung makan maupun kafe.

Tak hanya itu, ia juga mengandalkan penjualan online yang ternyata cukup mendapat respon bagus dari konsumen. “Dampaknya kini permintaan tak hanya datang dari Bangka Belitung saja, tapi juga dari dari provinsi yang lain meski hal itu masih kami kaji lebih lanjut,” tuturnya.

Ia menambahkan,  ide memanfaatkan singkong menjadi bahan makanan ringan  ia peroleh dari tetangganya yang mampu memacu semangatnya untuk berkreasi dengan bahan singkong. Ternyata yang dilakukannya tersebut memberikan manfaat dengan mampu menambah penghasilan bagi keluarganya. “Asalkan kita ulet dan mau berusaha dengan melihat peluang yang ada sambil  berkreasi, maka akan terbuka peluang untuk menciptakan produk makanan bagus dan tentunya bisa maju sebagai usahawan industri rumahan,” katanya. (BBR)

sebelumnya


Penulis :Pras
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview