Kisah Ajan, Keliling Jual Madu Hingga Palembang dan Jambi

Irwan
Kisah Ajan, Keliling Jual Madu Hingga Palembang dan Jambi
Ajan ketika menjajakan madu di DPRD Bangka

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Menghadapi teriknya matahari dan hujan sudah menjadi hal yang biasa bagi Ajan (64), penjual madu dan gula kabung keliling asal Desa Teru, Simpang Katis, Bangka Tengah.

Bagi bapak dari dua orang anak ini, terik matahari dan hujan harus dihadapi dengan tabah dan istiqomah.

Saat ditemui Babelreview.co.id, Sabtu (28/11/2020) di DPRD Bangka, dirinya mengaku sudah sejak 1980 berkeliling menjual madu sampai ke Palembang dan Jambi.

Selama ini, Ajan bersama mendapatkan madu jenis bunga kayu batu dari beberapa hutan yang ada di Bangka Belitung, seperti Hutan Desa Pugul, Gunung Teru Mangkok dan Hutan Pangkal Beras yang ada di Bangka Barat.

Perjuangannya dalam menjual madu dan gula kabung keliling kadang menemukan hambatan.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini penghasilannya jauh berkurang.

Selain itu, kendala yang dialami juga karena sistem pemasaran yang dilakukan masih mengandalkan dari mulut ke mulut.

Meskipun dibantu melalui media sosial tetapi itupun masih belum maksimal.

"Saya saat ini biasanya jualan dari kantor ke kantor, di Kantor Gubernur, Kantor DPRD, Mapolda dan kantor pemerintahan lainnya. Apalagi kalau ada yang pesan, walaupun hanya satu botol saya harus antar meskipun harus pergi Bangka Barat," tuturnya sambil tersenyum.

  • Halaman
  • 1
  • 2