KKN UBB Desa Kurau Survei ke Masyarakat Terkait Perilaku Pencegahan Covid-19

Ahada
KKN UBB Desa Kurau Survei ke Masyarakat Terkait Perilaku Pencegahan Covid-19
Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bangka Belitung (UBB) Desa Kurau melakukan Survei kepada masyarakat Desa Kurau terkait dengan pengaruh kekhawatiran masyarakat terhadap perilaku mencegah penularan Covid-19. (Ist)

KOBA, BABELREVIEW.CO.ID -- Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bangka Belitung (UBB) Desa Kurau melakukan Survei kepada masyarakat Desa Kurau terkait dengan pengaruh kekhawatiran masyarakat terhadap perilaku mencegah penularan Covid-19.

Usaha untuk mencegah penularan Covid-19 hingga kini memang terus dilakukan pemerintah dengan gencar melalui berbagai media dan penyuluhan.

Adapun upaya pencegahan penularan tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu :
• Kebiasaan penggunaan masker
• Kebiasaan cuci tangan setelah melakukan aktifitas diluar rumah
• Kebiasaan menjaga jarak ketika berada dikerumunan.
• Kebiasaan mengkonsumsi makanan untuk meningkatkan imunitas.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tersebut adalah peningkatan kesadaran terhadap pandemi Covid-19.

Kesadaran ini dapat diketahui dari persepsi masyarakat terhadap kekhawatiran penyebaran covid-19 yang dapat diukur dari bebarapa indikator, yaitu :
• Tingkat bahaya
• Resiko tertular
• Tingkat keprihatinan terhadap pemberitaan covid 19.

Ketua Kelompok UBB Desa Kurau, Fiaz Fauzan mengatakan survei yang dilakukan sebagai salah satu wujud kepedulian mahasiswa terhadap penyebaran covid-19, khususnya di Desa Kurau, Kec. Koba, Bangka Tengah.

"Survei yang kita lakukan untuk mengukur seberapa besar pengaruh kekhawatiran masyarakat terhadap perilaku pencegahan penularan Covid-19 Kepada 203 kepala keluarga," katanya, Senin (28/7).

Dijelaskan Fiaz, Secara umum masyarakat desa Kurau Barat memberikan perilaku yang baik dalam hal penggunaan masker dan kebiasaan cuci tangan, tetapi perilaku dalam menjaga jarak dan mengkonsumsi makanan untuk meningkatkan imunitas masih perlu mendapatkan perhatian.

" Dari hasil analisis statitik diperoleh bahwa terdapat hubungan linier yang signifikan antara kekhwatiran pandemi Covid-19 terhadap tingkat kepedulian masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19. Tetapi persentase pengaruhnya relatif kecil, hanya 9,6 persen. Usaha untuk menanamkan kesadaran terhadap kekhawatiran pandemi covid-19 masih perlu ditingkatkan," pungkasnya.(*/BBR)
Sumber: Mahasiswa KKN UBB Desa Kurau