Komisi II DPRD Bateng Pengen BLT dan Bansos Dibagikan Serentak

Ahada
Komisi II DPRD Bateng Pengen BLT dan Bansos Dibagikan Serentak
Ketua Komisi II DPRD Bangka Tengah, Edi Purwanto. (Ist)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Ketua Komisi II DPRD Bangka Tengah, Edi Purwanto berharap semua masyarakat Bangka Tengah yang terkena dampak dampak covid-19, bisa segera mendapatkan bantuan sembako maupun BLT (bantuan langsung tunai).

Edi juga berharap pendistribusian bantuan bisa dilakukkan serentak tanpa sistem giliran antara desa ke desa.

"Pemberlakuan dampak pandemi covod-19 dan darurat bencana harus serentak, dan menjadi perhatian kita bersama. Kami legislatif mendorong eksekutif melakukan pembagian BLT maupun sembako serentak. Kita punya 56 desa dan 7 kelurahan yang harus kita perlakukan sama," ujar Edi kepada Babel Review, Senin (4/5/2020). 

Edi mengingatkan kepada instansi yang berwenang agar membagikan bantuan yang sudah diinstruksikan pemerintah pusat ini bisa dibagikan serentak dan dalam waktu yang bersamaan.

Hal ini, kata Edi, untuk menjaga ketengan seluruh masyarakat yang sudah terdata sebagai orang yang berhak menerima bantuan.

Menurut Edi, mekanisme pembagian bantuan dapat melibatkan seluruh gugus tugas covid di tingkat kecamatan.

Tujuannya agar distribusi biaa cepat dilakukan dan terbagi merata ke setiap kecamatan.

"Dengan begitu, nantinya tidak ada lagi suara sumbang dari warga yang mengaku belum dibagi atau terlambat dibagi. Karena dengan bantuan gugus di setiap kecamatan, distribusi bantuan biaa dilakukan secara cepat dan mungkin sehari sudah bisa terdistribusi ke seluruh wilayah," jelas Edi.

Menurut Edi, jika bantuan baik BLT dari APBN maupun bansos dari baznas yang diperuntukan untuk masyakat Bangka Tengah,  dibagikan desa per desa, maka Ia khawatir  tidak akan efektif karena banyaknya desa dan kelurahan di Bangka Tengah.

Politisi PDI Perjuangan tersebut akan menyarankan ke Fraksi untuk melaksanakan hearing dengan dinas terkait dan gugus tugas agar implementasi dalam penyaluran bantuan efektif dan cepat.

"Kita semua tentu ingin semua warga terdampak pandemi Covid-19 sepenuhnya menerima bantuan dan tidak menunggu-nunggu giliran. Ketika pemerintah mampu menerapkan kebijakan dengan tepat sasaran, maka persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah akan positif, persepsi ini akan menjadi bentuk kepercayaan publik terhadap pemerintah kita,"pungkasnya. (BBR)