Komisi IV DPRD Babel Gelar RDP Soal Honorer Nakes RS Covid-19 yang Belum Dibayar

Irwan
Komisi IV DPRD Babel Gelar RDP Soal Honorer Nakes RS Covid-19 yang Belum Dibayar

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Kabar para Tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Covid-19 yang belum menerima honor akhirnya sampai ketelinga para anggota dewan khususnya di Komisi IV DPRD Babel.

Untuk memastikan kabar tersebut, Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama para Nakes serta memanggil Plt Kepala Dinas Kesehatan Babel,Andri dan Direktur RSUP Ir. Soekarno, Armayani.

Ketua Komisi IV DPRD Babel, Juwarno seusai memimpin rapat tersebut mengatakan, pertemuan ini bertujuan untuk memusyawarahkan keluhan dari para Nakes yang di RS Covid-19 yang belum menerima honor.

"Ada 58 tenaga kesehatan di rumah sakit COVID yang belum mendapat honor dalam tiga sampai empat bulan ini. Oleh karena itu kita musyawarah bagaimana solusinya," katanya senin (26/4/2021)

Ia menuturkan, sebenarnya pihaknya mengapresiasi hadirnya RS Covid-19 ini. Apalagi pembangunannya bisa selesai dalam waktu yang cukup singkat dan kapasitas serta fasilitasnya pun cukup baik.

"Kita sangat mengapresiasi pembangunan rumah sakit covid dan penanganan pasiennya. tapi disamping itu kita meminta hak para nakes diberikan dan tidak menundanya," kata Juwarno.

"Kita harap ke depan tak ada lagi tunggakan insentif mereka yang belum terbayar. Mereka ini garis terdepan menangani Covid-19. Jadi hak mereka juga harus kita dahulukan,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Bangka Belitung, Armayani Rusli mengatakan, pihaknya secepatnya akan membayar honor para nakes tersebut, rencananya untuk tahap pertama ini akan dibayar dua bulan gaji terlebih dulu sebelum lebaran dengan menggunakan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). (BBR/ADV)

Laporan: Diko

Editor: Irwan