Koperasi Era Pandemi Jadi Momentum Untuk Menghadirkan Visi Baru

Ahada
Koperasi Era Pandemi Jadi Momentum Untuk Menghadirkan Visi Baru
Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah. (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah bersama Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Babel, Elfiana kengikuti webinar Hari Koperasi Nasional ke-73 mengenai pemberdayaan koperasi di era new normal melalui aplikasi zoom yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Gubernur Kepulauan Babel, Selasa (28/7/2020).

Wagub Abdul Fatah dalam memimpin kegiatan ini membacakan sambutan Menteri Koperasi Teten Masduki terkait dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-73 tahun 2020.

Menurut Menteri Teten Masduki, saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi ujian di tengah pandemi Covid-19, yang mana pertumbuhan ekonomi nasional sedang mengalami tantangan yang cukup serius, angka kemiskinan dan pengangguran meningkat, dunia usaha terutama koperasi dan UMKM mengalami dampak yang sangat berat di sisi produksi, pemasaran, dan pembiayaan.

Tantangan baru yang dihadapi oleh dunia perkoperasian nasional tidak hanya sekadar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan inovasi produk, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan visi baru di tengah perubahan sosial–ekonomi yang sangat dinamis.

“Ada sejumlah inisiatif yang sedang kita lakukan untuk penguatan dan modernisasi koperasi. Pertama, melakukan perbaikan ekosistem kemudahan usaha yang memungkinkan koperasi bisa mengakses pasar yang lebih luas, selanjutnya koperasi harus masuk ke sektor–sektor ekonomi unggulan nasional yaitu pangan, komoditi maritim, pariwisata, dan industri pengolahan,” ungkapnya.

Menurutnya, pembiayaan yang ramah untuk UMKM dan koperasi sudah berjalan, koperasi menjadi partner pemerintah untuk menyukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Turbulensi ekonomi masa pendemi memberikan pelajaran berharga bahwa koperasi sektor keuangan atau simpan pinjam sangat rentan dan mudah terkontraksi oleh eskalasi tersebut. Perlu disiapkan sistem pengawas dan penjamin simpanan di koperasi agar bisa memberikan rasa aman bagi mereka yang menaruh simpanan atau investasi di koperasi,“ ujarnya.

Wagub Abdul Fatah mengatakan, dinamika perkembangan dunia usaha ke depan menuntut gerakan koperasi untuk mampu meningkatkan daya saing di tengah pandemi Covid-19 pada era new normal.

Ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi koperasi, terutama untuk mewujudkan kemandirian bagi gerakan koperasi di Babel, sehingga mampu menjadi koperasi berdaulat, mandiri mewujudkan kesejahteraan anggotanya, dan pembangunan daerah serta nasional secara berkelanjutan.

“Mengikuti perkembangan dunia usaha saat ini dan arus informasi serta iklim keterbukaan. Saya berharap melalui dinas terkait dapat membangun koperasi berbasis IT, penguatan kelembagaan dan pengawasan koperasi, dorong kelompok masyarakat menjadi anggota koperasi, fokus pada akses pembiayaan serta fokus pada koperasi sektor riil yang berorientasi ekspor dan padat karya,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Wagub Abdul Fatah mengajak semua elemen masyarakat dapat memanfaatkan lembaga koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama anggota koperasi dengan cara menumbuhkan kepercayaan kepada para anggota, keterbukaan manajemen, dan penguatan kelembagaan koperasi melalui penyuluhan dan pendampingan koperasi.

Wagub Abdul Fatah memerintahkan untuk memfungsikan secara benar organ pengawas demi memberikan perlindungan hukum bagi anggota.

Dengan tema peringatan hari koperasi ke-73 tahun 2020 “Mari Kita Wujudkan Ekonomi Rakyat Yang Berdaulat Bersama Anggota Yang Sehat dan Koperasi Yang Kuat", mengandung semangat bahwa seluruh insan dan penggiat koperasi bertekad membesarkan koperasi agar dapat berdaulat menjadi institusi utama keuangan dan tanggung jawab seluruh anggota, sehat usahanya dan menjadikan koperasi kuat dalam menghadapi persaingan usaha. (BBR)
Sumber : Hasan AM Kominfo Babel
Foto  : Saktio