Koperasi Lada Jalan Lada Babel Menuju Dunia

Admin
Koperasi Lada Jalan Lada Babel Menuju Dunia
FOTO :( FERLY ADITYA )

PANGKALPINANG, BABELREVIEW -- Dibentuk pada bulan September 2017 melalui surat Kementrian Koperasi, kehadiran Koperasi Lada di Bangka Belitung membawa angin segar  dan harapan bagi para petani lada untuk dapat menguasai pasar International.

Harapan ini nampaknya tak berlebihan jika melihat sejarah dari lada yang ada di Bangka Belitung sendiri, karena dapat dikatakan lada putih asal  Babel adalah yang terbaik yang ada di dunia. Dikatakan Ketua Koperasi Lada Bangka Belitung, Maghrizan, bahwa kehadiran Koperasi Lada yakni bertugas memasarkan lada Babel, agar dapat menembus pasar dunia.

“Koperasi Lada ini adalah jenis koperasi pemasaran dengan tujuan diantaranya menembus pasar luar negeri seperti Eropa dan Amerika,” ujarnya. Hingga saat ini kata Magrizan, dalam perjalanannya  koperasi masih melengkapi sarana dan prasarana yang ada guna menunjang semua kebutuhan.

Magrizan menjelaskan, untuk saat ini sudah ada  beberapa buyer yang menjadi target hanya belum sampai pada kesepakatan. Kendati  demikian respon para buyer di luar negeri menyambut kehadiran lada Bangka Belitung yang dari dulu telah membuktikan kualitasnya.

“Untuk kesepakatan ekspor saat ini, kita sudah ada kontrak untuk satu tahun dengan PT. MTN. Kontrak kerja sama ekspor ini untuk menampung lada yang memiliki kualitas “Superior Quality” atau kualitas terbaik dari para petani Bangka Belitung,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, dari kerja sama ini sebanyak 35 ton per bulan lada  kualitas terbaik dari para petani akan dikirimkan ke PT. MTN. Jika kedepan para petani tetap mampu menjaga kualitas dan mampu memenuhi kuantitas yang diinginkan, tidak menutup kemungkinan ekspor lada akan bertambah,”

imbuhnya. Untuk mewujudkan harapan tersebut, Magrizan melibatkan instansi terkait untuk dapat bekerjasama mendukung para petani, agar dapat konsisten menghasilkan kualitas lada yang superior dan mampu meningkatkan produksi lada.

“Kita Bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan Dinas Perdagangan, untuk terus meningkatkan kualitas dan produksi kita. Seperti dengan Dinas Pertanian mereka siap untuk mengedukasi para petani, agar dapat bercocok tanam dengan baik sesuai standard pasar international.

Salah satunya menggunakan junjung (penopang pohon lada) hidup, agar dapat meningkatkan nilai produksi termasuk proses hingga lada siap dijual baik dari cara merendam, mencuci dan  menjemurnya,” jelasnya. Magrizan juga mengungkapkan, dengan kualitas lada dan produksi yang baik, Bangka Belitung bisa mendapatkan kepercayaan dari para buyer international.

Sehingga mereka selalu membeli atau mengekspor lada dari Bangka Belitung, dengan begitu lada Babel akan dicari dan permintaannya tinggi. Selain itu juga kehadiran Koperasi Babel juga diharapkan dapat memangkas rantai panjang dalam penjualan lada.

Untuk itu Magrizan mengajak para petani, agar dapat bergabung dengan Koperasi Lada Babel. Karena koperasi lada ini hadir untuk para petani Babel “Mari kita mendukung program pemerintah untuk kemajuan lada dan saya pun ingin mengajak para petani untuk masuk di Koperasi Lada Babel. Karena visi dan misi dari koperasi lada ialah mensejahterahkan para anggotanya yaitu para petani lada,” jelas Magrizan. (BBR)


Penulis :  Diko 
Editor   :  Sanjay
Sumber  :Babelreview