Kuota Peserta Didik Timbulkan Polemik, Didit Usulkan Penambahan Kuota Kelas Tiap SMA/SMK

faisal
Kuota Peserta Didik Timbulkan Polemik, Didit Usulkan Penambahan Kuota Kelas Tiap SMA/SMK
Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya. (Doc. BBR)

PANGKALANBARU, BABELREVIEW.CO.ID - Banyak polemik yang terjadi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diantaranya kuota yang tidak mampu menampung jumlah siswa, khususnya di Bangka Tengah

Polemik ini menjadi perhatian khusus Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya sehingga mengusulkan untuk menambah daya tampung dengan menambah kuota kelas tiap sekolah.

"Saya banyak menerima permasalahan terkait PPDB, salah satunya di SMA 1 Pangkalan Baru yang dimana puluhan orang tua protes karena anaknya tidak dapat masuk karena kuota yang terlalu sedikit,"ujarnya, Sabtu (4/6/2020)

Jenjang SMA adalah domainnya provinsi, untuk itu dirinya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah untuk mengusulkan penambahan kuota kelas agar mampu menampung siswa lainnyam

"Permasalahan PPDB sebenarnya selalu muncul setiap tahunnya karena keterbatasan bangku sekolah. Padahal, jumlah calon peserta didik terus bertambah tiap tahunnya. Untuk itu saya meminta tiap SMA memambah kuota kelas guna menampung peserta didik kategori afirmasi ini yakni dikihat dari domisili yang terdekat dengan sekolah,"sebutnya

Didit menuturkan, kalau kuota kelas ditambah, utamakan siswa domisili terdekat. Ini pasti banyak, apalagi yang masuk ke SMK, karena SMK ini zonanya bukan lagi per kecamatan, tetapi satu wilayah, karena hanya satu-satunya di daerah itu, misalnya SMK 1 Pangkalan Baru hanya satu di kecamatan Pangkalan Baru.

"Mudahan-mudahan apa yang kami usulkan untuk menyelesaikan polemik PPDB segera didengar, karena kasihan, masih banyak peserta didik yang tentunya ingin bersekolah,"pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Faisal

Editor  : Admin03