Kusyono Aditama : Kami Hanya Berikan Tindakan Persuasif Kepada Anak-anak Yang Langgar Jam Malam

Ibnuwasisto
Kusyono Aditama : Kami Hanya Berikan Tindakan Persuasif Kepada Anak-anak Yang Langgar Jam Malam
Plt Kasatpol PP Kabupaten Bangka, Kusyono Aditama. (Foto.Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Demi menegakkan peraturan jam malam bagi anak-anak, Plt Kasatpol PP Kabupaten Bangka, Kusyono Aditama mengatakan jika sebelum Pandemi COVID-19 pihaknya sudah rutin melakukan penindakan terhadap pengunjung khususnya yang di lokasi Warnet.

Apalagi di masa Pandemi COVID-19 dan diberlakukannya libur sekolah oleh pemerintah daerah, mereka lebih rutin dalam melaksanakan patroli rutin ke setiap warnet. Dalam melakukan tugas, lebih mengedepankan tindakan persuasif.

"Khususnya setiap malam Minggu, kita bersama dengan Polres Bangka selalu lakukan pantauan di tempat-tempat usaha lainnya juga. Kita sebenarnya juga mengalami kesulitan dalam dalam memberikan sanksi ini, pada saat razia kami masih sering menemui anak-anak sekolah yang masih tidak mengindahkan aturan yang telah diberikan," terangnya, Kamis, (16/7/2020).

Untuk saat ini bagi anak-anak yang tertangkap pada saat razia masih di arahkan untuk pulang ke rumah. Dan bagi pemilik warnet sendiri pihak juga telah memberikan teguran.

Saat ditanya apakah sudah ada Perda untuk jam malam anak-anak, dia terangkan apabila beberapa hari yang lalu telah dilakukan rapat di rumah dinas Bupati yang di hadiri oleh pihak kejaksaan, kepolisian, BPBD, Dinas Kesehatan, dan Tim Covid-19 agar melakukan tindakan secara persuasif bagi anak-anak yang masih berada di warnet di atas jam 8 malam.

"Waktu razia di taman sari, kita suruh mereka untuk lakukan push up. Kita harus pahami bersama bahwa masyarakat Bangka ini agak sulit untuk ikut aturan, di saat akan dilakukan tindakan represif saja hal itu tidak diperbolehkan. Kami berharap para pengusaha warnet ini juga dapat membantu dalam memahami kondisi saat ini," imbuhnya.

Di masa Pandemi COVID-19 ini, pihaknya menghimbau agar para pelaku usaha warung makan, tempat hiburan dan khususnya untuk warnet agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Dan menurutnya masih melihat pelaku usaha warnet banyak yang belum menerapkannya.

"Saat ini saya lihat baru satu dua yang telah menerapkan protokol kesehatan Covid-19, selain itu saya mengharapkan agar para pemilik warnet dapat memilah setiap pengunjung dan bisa bersikap tegas bagi anak-anak agar ikuti aturan sampai jam 8 malam. Dan bagi orang tua harus memberikan himbauan, pemahaman dan pengertian kepada anaknya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas Kusyono.


Penulis : Ibnu

Editor : 

Sumber : Babel Review