KWT Desa Saing Kembangkan Konsep KRPL

diko subadya
KWT Desa Saing Kembangkan Konsep KRPL
Salah satu kebun yang di tanami cabe dan Beberapa sayuran lainnya oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Saing (Babelreview/Diko)

SAING, BABELREVIEW.CO.ID -- ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup sepanjang waktu merupakan keniscayaan yang tidak terbantahkan dan telah menjadi prioritas pembangunan pertanian nasional.

Banyak hal yang bisa dilakukan dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga salah satunya pemanfaatan pekarangan yang dikembangkan dalam skala luas, berbasis/dusun/desa, melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Hal ini lah yang tengah dikembangkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Saing. Fahnila sebagai ketuanya mengatakan KRPL ini terbukti banyak memberikan manfaat khususnya bagi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) antara lain dapat memberikan sumbangan pangan untuk dikonsumsi keluarga, Lansia atau masyarakat yang membutuhkan, serta penghematan pengeluaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi sehari-hari.

Desa Saing sebagian besar masyarakatnya memang bertani dan bercocok tanam sayuran. Fahnila menjelaskan, tanaman sayuran yang ditanam lebih beragam dan umumnya menyangkut kebutuhan sehari-hari seperti, cabai, tomat, terong, kangkung dan bayam.

Ia mengatakan jika semua kebutuhan bisa dipenuhi sendiri dari halaman pekarangan saja, tentunya masyarakat tidak akan terkena dampak kenaikan harga di pasar.  

 " Alhamdulillah dengan seperti ini kami sangat terbantu dan merasakan manfaatnya, hasilnya juga terkadang untuk membantu masyarakat yang ada hajatan atau membantu para lansia," katanya kepada Babelreview.

Tidak hanya melakukan budidaya tanaman, Fahnila mengatakan anggotanya juga beternak ayam dan bebek dimana telor bisa menambah kebutuhan pangan keluarga.

“Ternak ayam dan bebek ini juga lumayan menghasilkan ini bisa menjadi tambahan untuk dikonsumsi bahkan bisa untuk dijual sebagai penambah pendapatan keluarga,” katanya.

 Ia berharap ke depannya, kegiatan ini terus berlanjut dengan terus menjamin ketersediaan bibit di kebun bibit KRPL yang tidak hanya disuplai untuk anggota KWT saja tapi juga masyarakat sekitar.

" dengan adanya tanaman di perkarangan rumah anggota KWT ini bisa menarik masyarakat untuk ikut sehingga, seluruh masyarakat desa saing dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarganya secara mandiri," ungkapnya. (BBR)


Laporan : Diko Subadya