Lagi Isi BBM, Mobil Diduga Mengerit Terbakar di SPBU

kasmirudin
Lagi Isi BBM, Mobil Diduga Mengerit Terbakar di SPBU
Mobil Toyota Kijang Grand dengan nomor polisi BN 2086 LP terbakar di areal SPBU Pasar Pagi, Selasa (7/8/2018) siang sekira pukul 12.30 WIB. (foto: Ferly)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW -- Mobil mini bus Toyota Kijang Grand dengan nomor polisi BN 2086 LP yang diduga sedang mengerit bahan bakar ludes terbakar di areal SPBU 24331102 Pasar Pagi, Selasa (7/8/2018) siang sekira pukul 12.30 WIB.

Kejadian tersebut sontak menyita perhatian para pengendara sepeda motor yang melintas di depan SPBU, sehingga menimbulkan kemacetan di sepanjang Jl. Ahmad Yani.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat sebuah mobil Kijang sedang mengisi bahan bakar kedalam sejumlah derigen yang dibawa menggunakan mobil tersebut. Tidak lama berselang, muncul percikan api yang memicu kebakaran hebat, sehingga menghabiskan badan mobil dan mesin nozel serta atap SPBU.

Setelah 30 menit berselang, empat unit mobil pemadam kebakaran, dibantu satu unit dari Polda dan PT. TIMAH berjibaku guna memadamkan kobaran api. Suara letupan dari derigen berisi bahan bakar berkali-kali terdengar. Meski sempat kesulitan memadamkan api,  karena banyaknya muatan derigen yang berisi bahan bakar, akhirnya kurang lebih satu jam para petugas mampu menjinakkan si jago merah. Petugas menarik mobil yang terbakar tersebut ke tengah jalan, agar api tidak menjalar ke bagian SPBU lainnya.

Akibat dari kebakaran tersebut, dua pemilik mobil mengalami luka bakar. Sopir mobil mengalami luka bakar 80 persen di tubuh. Tidak hanya itu ganasnya kobaran api pun mencenderai salah satu petugas pemadam, sehingga harus dibawakan ke rumah sakit terdekat.

Sampai saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.

"Kita kerahkan anggota untuk membuka jalan bagi para petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api, untuk korban berjumlah 3 orang saat ini masih dalam perawatan dirumah sakit. Sampai saat ini kita masih belum tahu penyebabnya, karena masih dalam proses penyelidikan," ujar Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono.

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan manager dan petugas SPBU belum bisa dikonfirmasi.

Salah satu saksi mata, Yonki mengatakan bahwa mobil yang terbakar sudah sering terlihat mengerit di SPBU tersebut. "Mobil itu (terbakar-red) sudah sering antri di PBU ini, memang sudah biasa mondar mandir "ngerit" bensin," ujarnya.

Bahkan salah satu pengendara yang menyempatkan diri untuk melihat kejadian, nampak kesal namun menyayangkan kejadian tersebut.

"Di SPBU ini memang sering habis bensin, akibat ulah para pengerit. Kadang kesel juga, tapi mau gimana  lagi. Jadi pelajaran saja biar gak serakah kali ya," ketus pengendara motor yang enggan disebutkan namanya. (BBR)


 

Penulis :  Diko
Editor   :  Kasmir
Sumber  :Babelreview