Lahan Milik Pemkot Pangkalpinang Hancur Dihantam TI Ilegal

kasmirudin
Lahan Milik Pemkot Pangkalpinang Hancur Dihantam TI Ilegal
Lahan milik Pemerintah Kota Pangkalpinang yang berlokasi di Balai Benih Ikan Lokal (BBIL), Kelurahan Air Mawar, Kecamatan Bukit Intan, hancur akibat aktivitas tambang ilegal. (Foto: Gusti Randa)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Aset berupa lahan milik Pemerintah Kota Pangkalpinang yang berlokasi di Balai Benih Ikan Lokal (BBIL), Kelurahan Air Mawar, Kecamatan Bukit Intan, hancur akibat aktivitas tambang ilegal.

Tak hanya itu, berdekatan dengan lokasi tambang tersebut, berdasarkan informasi yang didapat lahan itu diduga telah diperjualbelikan oleh seorang bernama Anuar, yang menjual lahan itu kepada Hendri sesuai yang tercantum didalam kwitansi pada tanggal 29 November 2019.

Diketahui lahan itu dijual seharga Rp 130 juta dengan pembayaran pertama Rp 20 juta.

Pemerintah Kota Pangkalpinang, bersama Kejari Kota Pangkalpinang yang dipimpin langsung Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam langsung turun ke lokasi untuk mengetahui kebenarannya, Senin (4/5/2020).

Namun, saat tiba di lokasi lahan tersebut para rombongan dikejutkan adanya puluhan ponton TI ilegal sedang beroperasi. "Ini tidak bisa dibiarkan," kata Sekda.

Radmida mengatakan, untuk aktivitas tambang ilegal yang menggunakan lahan milik Pemkot harus sesegera mungkin dihentikan.

"Jika para oknum ini mengabaikan imbauan pemerintah dan tetap terus melakukan aktivitas, ini akan kita tindakan tegas," katanya. (BBR)


 

Penulis : Gusti Randa

Editor   : Kasmir