Laptop dan Kamera SMAN 1 Tanjung Labu Raib Digondol Maling, Ternyata Pelakunya Satpam Sekolah

Kasmirudin
Laptop dan Kamera SMAN 1 Tanjung Labu Raib Digondol Maling, Ternyata Pelakunya Satpam Sekolah
Pelaku pencurian di SMAN 1 Tanjung Labu, Onda saat diamankan di Polsek Lepong. (Foto: Ist)

LEPARPONGOK, BABELREVIEW.CO.ID -- Kepolisian Sektor (Polsek) Lepar Pongok berhasil mengamankan Onda Liandri (23) warga Desa Tanjung Labu Kecamatan Leparpongok (Lepong), Bangka Selatan (Basel) setelah diduga sebagai otak dibalik hilangnya sejumlah alat elektronik di SMAN 1 Tanjung Labu.

Onda sendiri tak lain bekerja sebagai satpam di sekolah tersebut. Akibat perbuatannya Onda digelandang ke Rutan Polsek Lepong.

Onda disangkakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Penangkapan Onda bermula saat Kepala SMA 1 Tanjung Labu melapor ke unit Reskrim polsek Lepar pongok atas hilangnya satu unit laptop merk Lenovo dan satu unit kamera merk Canon DSLR pada Selasa (19/1/2020).

Kabag Ops Polres Basel, Kompol Widodo seizin Kapolres mengatakan, pada Selasa kemarin sekira pukul 09.00 WIB Kepsek ini datang ke sekolah. Lalu dia hendak mengambil laptop yang ia simpan di dalam laci meja di ruangnya. Namun dia tidak menemukan laptop yang ia simpan.

"Setelah dilakukan pengecekan terdapat dua barang yang tidak ada yaitu satu unit laptop dan satu unit kamera.Kemudian ia meminta bantuan kepada staf dan guru sekolah untuk melakukan pencarian keberadaan barang-barang tersebut, " ucapnya, rabu (20/1/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah dilakukan pencarian namun tak ditemukan.Kepsek melaporkan hal tersebut dan pihak sekolah mengalami kerugian Rp14,5 juta.

“Unit Reskrim setelah menerima laporan segera melakukan olah TKP dan kemudian memanggil saksi-saksi untuk dilakukan pemeriksaan.Dari hasil pemeriksaan awal itu kita minta keterangan terhadap Lukman selaku penjaga malam," kata Widodo.

Diakuinya, Lukman yang memegang kunci ruangan staf dan guru mengaku bahwa kunci yang ia pegang tersebut sempat dipinjam oleh saudari Lisa. Dari Lisa kunci tersebut kemudian dipinjam oleh pelaku Onda yang kemudian dikembalikan lagi kepada Lisa.

“Berdasarkan keterangan saksi Aloi terungkap bahwa pelaku Onda sekira akhir bulan Desember 2020 pernah menawarkan 1 unit kamera kepadanya tetapi Aloi tak mau beli karena tidak berniat. Dari sanalah, penyidik melakukan riksa secara intensif terhadap Onda," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, akhirnya pelaku Onda mengakui bahwa dia yang telah melakukan pencurian di ruang Kepala SMAN 1 Tanjung labu dengan mengambil 1 unit Laptop Lenovo dan 1 unit Kamera DSLR Canon dari laci meja kerja. (BBR)


 

Penulis : Andre

Editor   : Kasmir