Lembaga Adat Melayu Pangkalpinang Terbentuk, Haji Heri: Tugas Ini Berat!

Kusuma Jaya
Lembaga Adat Melayu Pangkalpinang Terbentuk, Haji Heri: Tugas Ini Berat!
Ketua LAM Kota Pangkalpinang Hermawan Abdul Mutholib bersama sejumlah Pengurus LAM Kota Pangkalpinang menyambut kunjungan pengiat seni dan budata dari Bangka Selatan di Sekretariat LAM Kota Pangkalpinang, di Masjid Kayu Kawasan Kampung Tige Urang, Sabtu (10/4/2021). (ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Setelah sembilan tahun sempat vakum dan tidak terdengar aktivitasnya, tahun 2021 ini Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pangkalpinang kembali dibentuk.

Pembentukan LAM Kota Pangkalpinang ini berdasarkan Keputusan Walikota Pangkalpinang nomor 118/Kep/Dikbud/II/2021, tentang kepengurusan Lembaga Adat Melayu Kota Pangkalpinang masa bakti 2021-2025.

Ketua LAM Kota Pangkalpinang 2021-2025 ini adalah Hermawan Abdul Mutholib, di dampingi Sekretaris Nur Muhammad dan Bendahara Hj Sri Endang Rosmayanti.

"Alhamdulillah kepengurusan LAM Kota Pangkalpinang sudah terbentuk. Kita tinggal menunggu pengukuhan saja dari Pak Walikota Pangkalpinang. Direncanakan Insya Allah kalau tidak bulan Agustus atau September 2021 mendatang," ujar Sekretaris LAM Kota Pangkalpinang, Nur Muhammad.

Menurut Nur, saat ini kepengurusan LAM Pangkalpinang sedang melakukan pembenahan dan konsolidasi antara pengurus dan stakeholder di Kota Pangkalpinang.

"Tentu kehadiran LAM Kota Pangkalpinang ini akan membawa angin segar dalam upaya kita ikut berkontribusi menegakkan marwah melayu di Kota Beribu Senyuman ini," ungkap Nur.

Untuk Sekretariat LAM Kota Pangkalpinang, dijelaskan Nur, bahwa atas arahan Walikota Pangkalpinang sebagai pembina, untuk sementara Sekretariat LAM Kota Pangkalpinang akan berada di Masjid Kayu kawasan Kampung Tige Urang, di Kelurahan Tuatunu Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang.

"Walikota mengarahkan sekretariat LAM Kota Pangkalpinang di Masjid Kayu. Lokasi ini memang sangat cocok, apalagi aura melayunya juga sudah terasa di sini. Semoga saja dengan lokasi dan kondisi yang memang sudah memiliki karakter melayu ini, maka kedepan LAM Kota Pangkalpinang lebih baik lagi membangun kemelayuan di negeri kita ini," jelas Nur.

Sementara itu, Ketua LAM Kota Pangkalpinang dalam arahannya menyatakan rasa syukurnya atas kepercayaan dirinya ditunjuk sebagai Ketua LAM Kota Pangkalpinang untuk periode 2021-2025 tersebut.

"Pertama terus terang saya agak kaget atas keputusan Pak Walikota menunjuk saya untuk memimpin LAM. Kedua bagi saya ini amanah yang luar biasa. Karena memimpin Lembaga Adat berbeda dengan memimpin organisasi lainnya. Kita dituntut menjaga warwah, martabat serta kehormatan Kota pangkalpinang," ujar Haji Heri, sapaan akrab Ketua LAM Kota Pangkalpinang ini.

Namun demikian, Haji Heri menyampaikan rasa optimisnya bahwa LAM Kota Pangkalpinang ini akan mampu mengimbangi gerak cepat Walikota Pangkalpinang, yang sudah terbiasa bergerak cepat dalam menjalankan roda pemerintahan Kota Pangkalpinang.

Pasalnya, kata Haji Heri, dalam kepengurusan periode ini, Ia di dampingi para pelaku adat yang sudah pengalaman, seperti Dato Sardi yang juga merupakan Ketua Lemtari Babel diposisi Pakar Utama Majelis Tinggi.

"Saya juga dibantu oleh Sekretaris Nur Muhammad yang juga Ketua Pasukan Adat Nusantara Indonesia ( PANI) Kota pangkalpinang. Ditambah lagi Pembina Utamanya Dato Sri Maulan Aklil dan Dato Sri Ibnu Hajar," tukas Haji Heri.

Dalam waktu yang singkat ini, kata Haji Heri, Ia bersama Pengurus LAM Kota Pagkalpinang akan mempersiapkan kantor sekretariat, mempersiapkan kendaraan oprasional dan menyusun rencana pelantikan pengurus.

"Doakan Kepengurusan LAM Kota Pangkalpinang periode ini bisa memberikan kontribusi positif terhadap kemaslahatan Melayu di Kota Seribu Senyuman ini, dan Bangka Belitung secara lebih luas," tukas Haji Heri. (BBR)
Laporan: @hada