Lempah Kuning Adiela Berbahan Baku Ikan Fresh

Admin
Lempah Kuning Adiela Berbahan Baku Ikan Fresh
Dok. Lempah Kuning Adiela

PANGKALPINANG, BABEL REVIEW - Penganan tradisional khas Bangka Belitung yang terkenal dan diminati banyak orang salah satunya lempah kuning. Makanan ini disukai selain oleh masyarakat lokal juga masyarakat luar pulau Bangka. Tak heran kemudian menu ini pun sering dijumpai di restoran-restoran ternama.

Hidangan ikan dengan kuah berwarna kuning yang memiliki bumbu khas paling pas disantap bersama nasi hangat beserta lalapan. Bumbu dan rempah pilihan berpadu dengan seafood memberikan cita rasa tersendiri.

Menjadikan hidangan ini sering disuguhkan untuk makan siang ataupun acara lainnya. Kesukaan masyarakat akan lempah kuning itu pula yang memicu Sheila Pebriana membuka warung Lempah Kuning Adiela. Nama Adiela sendiri merupakan gabungan dari namanya dan suami pada usaha wedding organizer (wo) miliknya.

“Awalnya memang sedari kecil menyukai lempah kuning buatan ibu. Karena bumbunya sedikit berbeda, kuahnya kental dan meresap. Jadi sekarang pengen buka warung lempah kuning juga dengan resep rahasia yang sudah turun temurun,” cerita wanita 29 tahun ini. Ikan yang fresh serta bumbu yang berasal dari rempah pilihan menjadi kunci utama lempah kuning disini.

Ikan dibeli setiap hari jadi hanya ikan segar yang disuguhkan bagi pembeli. Menu lain seperti sambal belacan (terasi), rusip homemade yang terjaminkesegarannya, juga sambal bacang menjadi menu favorit pengunjung. Harga yang ditawarkan oleh Lempah Kuning Adiela pun termasuk tidak mahal. Lempah kuning untuk bagian daging ikan dipatok dengan harga Rp25.000,- per porsi.

Sedangkan untuk bagian kepala ikan berkisar antara 30-45 ribu tergantung ukurannya. Varian ikan yang dapat dipilihpun lumayan banyak seperti ikan tenggiri, seminyak, bulat, gembung dan hoile. Berlokasi di Jl. Fatmawati (SMPN 7) no.9 Selindung Baru Pangkalpinang, warung ini selalu ramai oleh pengunjung. Sheila bahkan tidak menyangka lempah kuningnya diminati oleh pengunjung dari luar kota Pangkalpinang seperti Kace dan Lampur.

Walaupun warung ini buka dari siang hingga sore hari, ia tidak ingin mengecewakan pengunjung yang telah jauh-jauh datang kesini s e h i n g g a pengunjung tetap dilayani baik pagi ataupun malam hari. Setelah lebaran nanti akan ada penambahan menu dan beberapa renovasi untuk warungnya. Mengawinkan menu tradisional dengan media promosi modern terbukti berhasil dilakukan oleh Sheila.

Dengan menggunakan instagram @lempahkuning_adiela sebagai media promosi, warung ini semakin dikenal masyarakat luas. Jangan lewatkan juga promo dikson 10% untuk semua menu pada hari jumat. Sheila berharap kedepannya warung ini terus berkembang seiring dengan penambahan menu serta renovasi yang akan dilakukan agar segmentasi pasarnya semakin luas. (BBR)


Penulis :Tamara D
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview