Lima Petugas BPBD Babel Makamkan PDP Meninggal Dunia Sesusai SOP Pasien Covid-19

diko subadya
Lima Petugas BPBD Babel Makamkan PDP Meninggal Dunia Sesusai SOP Pasien Covid-19
Foto Istimewa

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID - Di tengah kabar munculnya berbagai penolakan terhadap jenazah yang hendak dimakamkan sesuai SOP Pasien Covid-19.

Aksi Lima petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bisa menjadi contoh.

Tulus dan Ikhlas nampak dari lima sosok yang bertugas demi masyarakat ini mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, mereka turun ke liang lahat memakamkan pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno. 

Ke lima petugas ini langsung bergerak cepat setelah Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, menerima informasi dari RSUP Ir Soekarno. 

"Petugas langsung bergerak ke RSUP Ir Soekarno, mereka standby dari pagi dan melanjutkan tugas hingga pemakaman selesai," kata Ketua Sekretariat Pusdalops Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, Rabu (15/4/2020). 

"Kami siap melaksanakan tugas sosial ini, supaya dapat mencegah penyebaran Covid-19 ini, sebab petugas yang memakamkan setiap pasien terindikasi Covid-19 wajib mengenakan APD lengkap sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP) kesehatan," ujarnya. 

Pemakaman dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bukit Lama sekitar pukul 13.30 wib dan selesai sekitar pukul 14.20 wib. Prosesi pemakaman dijaga ketat petugas keamanan dari Polri dan TNI. "Semuanya lancar sesuai dengan jadwal yang ditetapkan SOP, terkait pemakaman pasien Covid-19," paparnya. 

Diketahui, pasien yang masuk ke RSUP pada Minggu (12/4/2020) sempat mendapat perawatan selama dua hari oleh tenaga medis di ruang isolasi khusus PDP yang tersedia di RSUP Babel.

Namun setelah dilakukan berbagai tindakan medis Pagi ini Rabu (15/4) pukul 06.10 wib pasien dilaporkan henti nafas dan henti jantung, dilakukan RJP oleh tenaga medis namun sudah tidak bisa ditolong, sekitar pukul 07.42 wib pasien dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.(*/BBR)


Laporan Diko Subadya