Lolos Uji Sampel, Ikan di PPN Sungailiat Aman Dikonsumsi

kasmirudin
Lolos Uji Sampel, Ikan di PPN Sungailiat Aman Dikonsumsi
Tim UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Laboratorium Pengujian dan Penerapan Mutu Hasil Perikanan ( LPPMHP ), saat melakukan uji sampel terhadap produksi ikan, Selasa (26/2/2019). (foto:Ibnu)

SUNGAILIAT BABELREVIEW.CO.ID -- Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat bersama Tim UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Laboratorium Pengujian dan Penerapan Mutu Hasil Perikanan ( LPPMHP ), melakukan uji sampel terhadap produksi ikan, Selasa (26/2/2019).

Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat Ir. Tri Aris Wibowo M.si mengatakan, kegiatan rutin uji sampel hari ini dilakukan di sejumlah gudang pengumpulan ikan dan beberapa kapal nelayan yang sedang melakukan aktivitas bongkar hasil tangkapannya, di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat.

"Sampel yang diambil ini nanti akan di uji kandungan formalinnya, uji mikroba dan tingkat kesegaran ikan. Ini dilakukan untuk mengetahui kondisi ikan dan memastikan bahwa ikan yang dipasarkan dalam kondisi aman untuk dikontrol masyarakat," ujar Tri.

Dituturkan Tri Aris Wibowo, hari ini mereka menguji sampel sebanyak 10 jenis ikan. Jenis-jenis ikan tersebut antara lain ikan kerisi, selar bentong, selar como/hapau, kerapu sunu, kerapu karang, kwee, golok-golok, gaji, kuning-kuning, dan kurisi pasir.

"Ikan-ikan tersebut kita ambil dari gudang Agan, gudang Fery, gudang Agus, KM Rahmat Ilahi, KM Sapu Ratay Indah Jaya dan KM Gunawan," terangnya.

Tri menjelaskan, bahwa hasil dari uji sampel hari ini yang dilakukan dari 10 jenis ikan yang berbeda dan dari sumber yang berbeda, kwalitas ikan dalam kondisi bagus dan tidak ditemukan ikan yang mengandung kandungan zat pengawet berbahaya seperti formalin atau sejenisnya.

"Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin dan akan terus kami lakukan. Dengan adanya uji sampel ini kita dapat memastikan bahwa ikan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat, dalam kondisi yang baik dan tidak membahayakan," tegasnya. (BBR)


 

Penulis  : Ibnu                                        
Editor    : Kasmir
Sumber  :Babel Review